10 Cara Untuk Meningkatkan Penghasilan Google Adsense Terbaru 2017

10 Cara Untuk Meningkatkan Penghasilan Google Adsense Terbaru 2017

Meskipun hingga saat ini program Google Adsense masih merupakan favorit dan masih menempati peringkat teratas dalam program periklanan online, namun tahun 2017 ini boleh dikata sebagai “krisis moneter” bagi para publisher adsense.
Penghasilan para publisher adsense, tidak hanya turun, tetapi malah anjlok dengan sangat drastis. Bahkan untuk publisher-publisher besar sekalipun.
Meski demikian, dengan perkiraan penguasaan pasar hingga sebesar 33 %, Google Adsense tetap tidak bisa diabaikan begitu saja.

Tetapi apa yang menyebabkan Penghasilan Google Adsense turun drastis ?

Tentu ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab.
Namun artikel ini tidak membahas tentang apa yang menyebabkan penghasilan Google Adsense turun drastis, melainkan bagaimana cara mengatasi agar penghasilan para publisher adsense bisa meningkat kembali.

Dari berbagai pengalaman dan dari praktek yang telah dilakukan, 10 Cara berikut ini bisa digunakan untuk meningkatkan Penghasilan Google Adsense di tahun 2017 ini.

Berikut caranya :

1. Meningkatkan trafik organik dan rangking blog

Hal pertama dan utama untuk meningkatkan pendapatan Google Adsense adalah meningkatkan trafik, yang pada lanjutannya adalah meningkatkan rangking blog.
Sebab sudah menjadi sebuah hukum dan rumus umum, bahwa penghasilan google adsense akan berbanding lurus dengan trafik blog.
Trafik blog tinggi, maka penghasilan adsense akan naik. Dan sebaliknya.
Namun peningkatan trafik blog yang dimaksud disini adalah trafik organik yang berasal dari mesin pencari. Sebab pengunjung yang berasal dari mesin pencari memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mengklik iklan.
Lihat juga :

2. Memilih dan menggunakan kata kunci yang memiliki nilai klik yang tinggi.

Meski beberapa blogger dan publisher terkadang menganggap hal ini kurang significant dalam meningkatkan penghasilan google adsense – dalam artian lebih menekankan pada jumlah dan besarnya trafik blog – namun tidak bisa dipungkiri kata kunci yang bernilai tinggi ( High Paying Keywords ) tetap memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan penghasilan adsense.
Anda bisa menghitung sendiri, jika sebuah HPK yang bernilai 3 dollar – misalnya - pada setiap kliknya, dibandingkan dengan iklan dengan kata kunci yang bernilai rendah 0,01 dollar tetapi mendapatkan 10 klik. Jauh sekali bedanya bukan ?
Untuk mencari kata kunci yang bernilai tinggi ( HPK ), yang cukup mudah dan valid bisa anda gunakan AdWords Keyword Tool.

3. Memasang dan menggunakan anti ad blocker adalah penting.

Anda sudah tahu sendiri jika pada saat ini sudah ada begitu banyak mesin perambah yang menggunakan ad-blocker. Artinya, sehebat apapun anda dalam menata dan mengkonfigurasi tampilan iklan, iklan tidak akan tampil ( diblok ) ketika halaman blog anda dibuka pengunjung.
Imbasnya jelas. Anda tidak akan mendapatkan klik iklan dan penghasilan Adsense anda akan turun drastis. Karena itu memasang anti ad blocker pada blog menjadi sangat penting dan wajib menjadi pertimbangan.

Memasang dan menggunakan script anti ad blocker memang bukan merupakan jaminan bahwa iklan yang anda pasang akan mendapatkan klik.
Karena bagaimanapun juga “perilaku” pengunjung yang akan menentukan.
Namun bagaimanapun juga memasang script anti ad blocker akan cukup membantu dalam meningkatkan pendapatan adsense.
Saat ini sudah ada banyak script anti ad blocker yang bisa digunakan.
Anda tinggal Tanya sama mbah Google.

4. Jangan sepelekan tampilan warna teks iklan.

Secara klasik, warna teks iklan yang ( awalnya ) disarankan adalah warna biru. Dan secara default warna iklan Google Adsense juga biru.
Sebab dari hasil riset dan pengalaman, iklan dengan warna teks biru paling banyak menghasilan klik.

Namun untuk saat ini sepertinya sudah terjadi “pergeseran” dalam hal tampilan iklan.
Bisa jadi karena pengunjung sudah “bosan” dengan warna biru atau memang kecenderungan dan perilaku pengunjung sudah mulai berubah.
Iklan dengan tampilan teks berwarna biru sudah tidak lagi memberikan jumlah klik yang significant.

Saat ini, iklan adsense dengan warna teks yang lebih “berani” ternyata juga bisa memberikan jumlah klik yang cukup baik.
Karena itu mulailah perhatikan – jika perlu segera rubah – tampilan dan warna teks iklan adsense di blog anda.
Anda bisa melihat panduan Googe Adsense tentang hal ini. Bagaimana cara memilih dan mengatur warna teks iklan yang kontras dan blog atau yang senada dengan tampilan blog.

5. Secara berkala, rubah letak dan atau posisi iklan

Mengapa ?
Selain untuk memberikan tampilan blog yang lebih “segar” dan berbeda, yang utama adalah bahwa pada akhirnya pengunjung blog akan tahu bahwa yang anda pasang adalah iklan.
Dan ketika tahu bahwa itu adalah iklan, mereka biasanya akan “malas” mengkliknya untuk yang kedua kalinya.

Lalu, dimana letak dan posisi iklan yang paling potensial dan menghasilkan klik ?

Google adsense telah memberikan panduan tentang hal ini. Dimana letak Adsense Heat Map, letak atau posisi iklan yang terbaik.


Namun panduan tersebut bukan merupakan harga mati. Anda tetap bisa meletakkan iklan dalam posisi yang terbaik – dalam artian paling mendatangkan klik – menyesuaikan tata letak dan konfigurasi blog anda sendiri. Selain merubah posisi iklan coba pula merubah ukuran iklan yang digunakan.
Dalam banyak kasus cara ini cukup berhasil untuk meningkatkan penghasilan adsense.

6. Jangan takut untuk bereksperimen dan beruji coba dengan tampilan iklan.

Pada dasarnya, pihak Google Adsense telah memberikan panduan yang cukup lengkap tentang bagaimana cara terbaik untuk meningkatkan penghasilan adsense.
Namun juga ada sebuah “hukum” yang berlaku bagi sebuah blog atau web.
Bahwasanya masing-masing sebuah blog atau web adalah unik.
Itulah sebabnya cara-cara atau teknik untuk meningkatkan penghasilan adsense yang berhasil digunakan dalam blog lain belum tentu berhasil ketika diterapkan pada blog lainnya.

Karena itu cara terbaik untuk mengetahui apa teknik terbaik untuk meningkatkan penghasilan adsense pada sebuah blog adalah dengan bereksperimen dan beruji coba.
Namun dalam hal ini tidak berarti anda bisa terlalu sering mengubah dan bereksperiman dengan tata letak iklan adsense anda.
Terlalu sering merubah tampilan dan tata letak iklan adsense justru bisa juga menurunkan penghasilan adsense.
Berilah waktu yang cukup untuk melihat hasil kinerja terhadap perubahan yang anda lakukan.
Tenggat waktu 1 hingga 3 bulan mungkin cukup ideal untuk hal ini ( tergantung blog anda ).

7. Pertimbangkan untuk tidak menggunakan unit iklan responsive

Hal ini memang seperti sebuah kontradiski dan ironi. Pada saat ini kecenderungan para pengguna internet sebenarnya telah bergeser, dari komputer statis ke perangkat mobile ( HP, tablet dan sejenisnya ).
Karena perkembangan itu pula, pihak Google Adsense juga “mendorong” para publishernya untuk menyesuaikan diri.
Dalam artian, selain menggunakan template responsive yang dapat dengan fleksibel menyesuaikan dengan tampilan mobile, juga menggunakan “didorong” menggunakan unit iklan responsive.

Dalam segi tampilan unit iklan responsive memang sangat memuaskan, namun dalam segi penghasilan jenis iklan ini sangat menyedihkan.
Sebab dengan adanya “keterbatasan” tampilannya dalam versi mobil nilai unit iklan responsive menjadi sangat rendah.
Mendapatkan 10 kali klik unit iklan responsive bahkan seringkali belum bisa sebanding dengan 1 kali klik iklan dalam tampilan Komputer statis ( tampilan iklan deksdtop , laptop ) .

Karena itu ketika anda lebih mengutamakan kualitas dari kuantitas, dalam artian nilai per klik iklan yang jauh lebih tinggi, sebaiknya pertimbangkan untuk tidak memasang unik iklan responsive pada blog anda.
Anda memang mungkin akan mendapatkan “peringatan” dari pihak Google Adsese tentang hal ini – peringatannya biasanya adalah agar anda segera menggunkana unit iklan responsive -, namun apabila anda lebih focus terhadap penghasilan adsense, anda mungkin bisa mengabaikan hal ini.

Dari pengalaman, memasang unit iklan responsive memberikan hasil yang lebih rendah daripada unit iklan non responsive.
Meskipun jumlah klik nya memang jauh lebih banyak.
Lihat juga :

8. Mencopot unik iklan yang buruk kinerjanya

Secara matematis, memasang lebih banyak iklan akan memberikan kemungkinan yang lebih besar untuk bisa mendapatkan klik.
Namun patut diingat pula, memasang banyak iklan biasanya juga akan menurunkan nilai per klik iklannya. Selain itu, memasang banyak iklan juga akan “merusak” tampilan blog dan lebih memungkinkan terjadinya “kebutaan terhadap iklan” ( ad blindness ).
Dan hal ini tridak disukai pihak Google Adsense.
Sebab pihak adsense lebih mengutamakan “pengalaman pengguna yang berguna”.

Anda bisa saja memasang cukup banyak unit iklan pada saat bereksperimen. Namun secara bertahap kurangi dan copot unit iklan yang buruk kinerjanya.
Coba pantau hasilnya, dan dalam waktu sekitar 2 minggu, copot dan hilangkan unit iklan yang kurang atau tidak menghasilkan klik.
Dengan cara ini dari pengalaman akan bisa menaikkan penghasilan adsense.

Pada saat ini Google Adsense memang tidak memberikan berapa banyak jumlah maksimal iklan yang boleh dipasang pada sebuah blog. Pemilik blog boleh saja memasang unit iklan adsense sebanyak-banyaknya. Namun pihak Google sebenarnya memiliki “batasan”, hanya iklan yang terbaiklah yang akan tampil.
Sehingga meski anda memasang cukup banyak unit iklan pada blog, seringkali beberapa iklan tidak tampil alias kosong.
Lihat juga :

Memasang hanya 2 buah unit iklan lebih disarankan.
Meski jika “terpaksa’ anda bisa memasang 3 buah unit iklan dalam blog anda.

9. Dalam kasus tertentu, anda mungkin butuh bantuan dari tenaga spesialis pengoptimasi adsense

Jika yang dimiliki adalah blog personal yang dikelola sendiri dan masih dalam tahap berkembang, sepertinya belum butuh hal ini.
Namun ketika web anda sudah besar dengan pengunjung yang cukup melimpah ( namun penghasilan adsense-nya kecil ) anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk meminta bantuan ( baca : memperkerjakan ) seorang ahli yang spesialis dalam optiumasi adsense.
Sekurangnya, anda bisa memanfaatkan jasa Adword dalam hal ini untuk mendongkrak penghasilan adsense anda.

10. Untuk meningkatkan penghasilan blog, anda bisa juga menggunakan program lainnya sebagai alternative Google adsense

Google Adsense memang suka “jelous”. Namun mereka sebenarnya juga memberi kebebasan pada para publishernya untuk menggunakan program periklanan lainnya, selama tidak melanggar TOS adsense.
Lihat juga :

Karena itu coba perttimbangkan untuk melirik dan menggunakan program periklanan lainnya, ketika anda telah berusaha meningkatkan penghasilan adsense, namun hasilnya tetap anda anggap kurang memuaskan. Ada cukup banyak program periklanan sejenis yang bisa digunakan sebagai alternative adsense.
Namun belakangan ini, cukup banyak publisher yang mulai melirik program affiliasi, karena dianggap hasilnya cukup menjanjikan.

Nah itulah 10 cara terbaru untuk meningkatkan penghasilan Google Adsense yang lesu di tahun 2017 ini.

Apakah dengan menerapkan 10 cara di atas pasti berhasil meningkatkan penghasilan adsense ?
Tentu saja tidak ada jaminan tentang hal ini. Karena ada begitu banyak faktor yang mempengaruhi besar kecilnya penghasilan adsense.
Dan mungkin dari cara-cara di atas anda sudah mengetahuinya, sehingga mungkin pula terasa "basi".

Namun dari pengalaman, dengan menerapkan cara-cara di atas cukup manjur untuk mengatasi masalah lesunya penghasilan adsense saat ini. Terlebih jika cukup sabar dan cermat dalam mengkombinasikannya.

Satu hal yang pasti, mendapatkan penghasilan yang “cukup layak” dari program adsense memang bukan pekerjaan mudah. Karena pada dasarnya tidak akan ada hujan emas dari langit.
Karena itu, seperti kata Naruto : TETAP SEMANGAT.
Dan sebagai salah satu alternative, anda mungkin butuh yang ini :

Share this:

Disqus Comments