-->

Mengapa Produk Plastik Masih Tetap Disukai ? Inilah Beberapa Keunggulan Plastik

Meskipun penggunaan plastik dianggap membahayakan lingkungan dalam jangka panjang, namun hingga saat ini produk-produk plastim masih sangat disukai dan popular.

Sejak pertama kali ditemukan, plastik dan produk-produk turunannya terus meningkat penggunaannya dari waktu ke waktu.
Bahkan pada saat ini boleh dikatakan tidak ada aktivitas manusia yang tidak menggunakan atau bersinggungan dengan plastik atau produk turunannya.

Jika merujuk data statistic dari Plastic Europe Market Research Group ( PEMRG ) menunjukkan bahwa permintaan dan kebutuhan plastik dari berbagai macam jenis, antara lain LD, LLDPE, HDPE, PP, PVC, PS, EPS/ABS/ASA/SAN/PA, PC, PET, PUN, dan thermoplastic serta yang lainnya meningkat tajam, bahkan boleh dikatakan sebagai sangat luar biasa.

Sebagai gambaran, pada tahun 1950 jumlah permintaan / kebutuhan plastik “hanyalah” sebesar 2,5 juta ton. Namun pada tahun 2011 jumlah permintaan akan produk plastik “meledak” menjadi 200 juta ton.
Dan akan terus bertambah lagi.
Diprediksikan pada tahun 2016 nanti permintaan / kebutuhan plastik dunia akan menjadi sebesar 320 – 340 juta ton.

Produk plastik telah digunakan pada hampir setiap aktivitas kehidupan.
Produk plastik ( dan turunannya ) akan dapat ditemukan pada bidang industri, rumah tangga, perkantoran sampai bidang hiburan. Sebab dengan segala kekurangannya, produk plastik tetap saja memiliki banyak keunggulan.

Ketika tingkat kesadaran masyarakat dunia tentang arti pentingnya lingkungan hidup bertumbuh dan berkembang, produk plastik mendapatkan sorotan tajam.
Para pemerhati dan penggiat lingkungan – khususnya – berpendapat ( dan juga berkampanye ) bahwa plastik bukanlah merupakan produk ramah lingkungan.
Salah satu “dosa terbesar” yang sering ditudingkan kepada produk plastik adalah bahwa produk plastik sangat susah terurai ( non degradable ).
Untuk mengurai sebuah sampah plastik diperlukan waktu selama puluhan atau bahkan ratusan tahun.
Dan seandainya sampah plastik ini dibakar, menurut para ahli bisa menghasilkan sebuah senyawa yang disebut dengan nama Dioxin yang beracun.

Jika dilihat dari “susun bangunnya”, plastik sendiri memang sebuah polimer.
Yang secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu sebuah senyawa yang sangat kompleks, tersusun dari berbagai macam senyawa ( monomer ) lainnya.
Yang dalam bahasa orang-orang kimia, plastik didefinisikan sebagai sebuah molekul raksasa yang terdiri dari rangkaian gugus berulang ( mer ) yang terikat secara kovalen .
Sehingga dalam dunia ( industri ) modern, plastik memang harus dibuat secara sintetis.
Dimana dalam proses pembuatannya biasanya ditambahkan beberapa bahan / additive lainnya untuk memperbaiki sifat dan karakteristik dari plastic.
Beberapa additive yang sering ditambahkan pada proses pembuatan plastic biasanya berupa extender, plasticizer juga stabilizer.

Namun istilah “plastic” ini sebenarnya dapat terbentuk dan ditemukan secara alami. Senyawa selulosa, protein dan sejenisnya sebenarnya termasuk dalam kategori ini.
Di pasaran sendiri beredar berbagai macam jenis plastik. Produk plastic yang paling popular dan yang paling banyak digunakan antara lain : Poly Ethylen ( PE ), Poly Propilen ( PP ), PolyVynil Chlorida ( PVC ) dan beberapa jenis plastic lainnya.

Lepas dari pro-kontra, dan kekurangan-kekurangannya sampai hari ini. Plastik dan produk-produk turunan plastik masih sangat popular dan sangat disukai.

Hal ini dikarenakan plastik memang memiliki banyak keunggulan, antara lain :

- Sangat mudah dibentuk
- Bersifat sangat lentur / fleksibel
- Tidak berkarat
- Bobotnya ringan dan mudah dalam penanganannya
- Harganya relatif murah
- Tidak mudah pecah
- Dapat dibentuk berupa lembaran sehingga dapat dijadikan sebuah kantong
- Memiliki sifat adaptasi yang sangat tinggi terhadap sebuah produk
- Industri plastik sebenarnya membutuhkan jumlah energi yang relatif lebih sedikit bila dibandingkan dengan industri sejenis lainnya
- Dapat didaur ulang atau recycle

Namun karena pada saat ini plastik juga mendapat sorotan tajam dan tekanan terus menerus, maka pada saat ini kemudian dikembangkan dengan apa yang dinamakan produk plastik ramah lingkungan atau Biodegradable Plastic .

Dan diharapkan ketika plastik Biodegradable ini telah menemukan bentuk dan spesifikasi teknis yang lebih sempurna, nantinya diharapkan produk plastic Biodegradable ini dapat “menggantikan” produk-produk plastik konvensional ( non degradable ).
Penelitian dan riset terus dilakukan untuk tujuan ini. Salah satunya dapat dilihat dibawah ini :