-->

Cara Praktis Memilih Warna Cat Rumah Minimalis

Memilih warna cat rumah boleh dikatakan sebagai pekerjaan yang gampang-gampang susah.
Kalau tidak percaya, coba saja pergi, lihat dan perhatikan orang-orang yang sedang belanja cat di toko material atau toko bangunan. Meski sebenarnya mereka umumnya sudah membawa “bekal” warna cat apa yang akan dibelinya, namun ketika sampai di toko bangunan dan melihat banyaknya pilihan warna, mereka kembali bingung dibuatnya.

Memilih warna cat rumah bisa bisa mejadi pekerjaan yang gampang, selama itu dilakukan secara asal. Artinya yang penting rumah kelihatan bersih saja.
Tetapi memilih warna cat rumah bisa menjadi pekerjaan yang memakan waktu lama dan memusingkan kepala, jika tidak tahu caranya. Hal ini bisa terjadi karena memilih warna cat ternyata banyak faktor yang mempengaruhi. Mulai dari segi teknis sampai dengan masalah selera.

Memang memilih warna cat rumah sepertinya merupakan sebuah pekerjaan sepele. Namun sebenarnya, pemilihan warna cat rumah yang tepat merupakan langkah finishing yang paling menentukan.
Karena warna cat inilah yang nantinya paling menentukan “ mau jadi apa” rumah anda nantinya.

Sebuah rumah, yang meski bentuk, design dan konstruksinya sederhana, namun dengan memilih dan menggunakan warna cat yang tepat, maka rumah seakan “dapat disulap” penampilan akhirnya. Kelihatan indah, enak dipandang mata, bahkan bisa terkesan sebagai rumah mewah.

Namun sebaliknya, meski sebenarnya sebuah rumah memiliki bentuk dan design yang mewah atau istimewa, namun jika pemilihan catnya asal saja, maka penampilan rumah akan menjadi biasa atau bahkan terlihat norak jadinya. Artinya pemilihan sebuah warna cat akan menentukan bagaimana “aura” rumah anda.


Untuk memilih warna cat rumah yang tepat setidaknya ada beberapa hal perlu dipertimbangkan, berikut diantaranya :

1. Jangan mudah tergoda
Ini sering kali “menjerumuskan” anda. Ketika suatu saat melihat warna cat rumah yang indah dan enak dipandang mata, sering kali anda tergoda untuk mentah-mentah menirunya.
Masalahnya, belum tentu warna cat rumah yang akan anda tiru sesuai dengan kondisi rumah anda. Tidak ada salahnya anda meniru warna cat rumah yang menurut anda indah dan sedap dipandang mata, tetapi setidaknya sesuaikan juga dengan bentuk, design dan konstruksi rumah anda.

2. Pertimbangkan benar-benar bentuk, design dan konstruksi rumah anda
Secara mendasar, bentuk, design dan konstruksi rumah minimalis akan berbeda dengan rumah konvensional atau rumah tradisional biasa. Pada rumah-rumah konvensional atau tradisional, warna cat yang dipilih umumnya warna-warna yang konvensional pula.
Umumnya warna-warna yang cenderung kalem dan kurang berani dalam permainan kombinasi warna. Sedangkan pada rumah minimalis, untuk menutupi “keminimalisannya” warna-warna yang dipilih cenderung pada warna-warna yang mencolok dan berani dalam kombinasi warna.

3. Berkompromi dalam masalah selera
Yang sering menjadikan pusing kepala adalah karena memilih sebuah warna selalu menyangkut soal selera. Dan jika sudah menyangkut masalah selera, masing-masing orang pasti berbeda seleranya. Karena pemilihan warna sangat erat kaitannya dengan karakter seseorang.
Masalahnya, memilih warna cat rumah umunya tidak hanya berasal dari satu kepala saja. Karena memilih cat rumah dalam sebuah keluarga umumnya dilakukan setidaknya oleh dua buah kepala, pasangan atau suami dan istri. Maka coba kompromi-kan dengan warna-warna pilihan anda. Jangan sampai salah satu pihak begitu memaksa, sehingga akan menjadi kecewa salah satunya.

4.Ikuti trend warna yang berkembang
Anda pasti menginginkan jika rumah anda selalu terlihat modern dan mengikuti trend warna yang tengah “in”. Masalahnya, trend warna cat rumah selalu berkembang dan berubah hampir sepanjang tahunnya. Umunya trend warna cat rumah akan berubah setiap 1 sampai 3 tahun sekali. Maka disini anda harus pintar-pintar dalam mensiasatinya.

Bila anda bermaksud untuk mempertahan warna cat rumah dalam waktu yang cukup lama, usahakan jangan mentah-mentah mengikuti trend yang sedang berkembang saat ini. Tapi cobalah memilih warna cat rumah yang bisa selalu nge-trend sepanjang masa. Anda bisa lihat disini : Warna Cat Rumah Yang Trend Sepanjang Masa.

Sedangkan jika memang berniat mengganti warna cat rumah anda setiap tahunnya, cukup pilihlah cat dengan kualitas yang menengah saja. Toh, tahun depan anda akan menggantinya. Tetapi jika anda merasa masih kurang puas dengan kualitasnya, anda bisa meningkatkan sendiri kualitasnya ( tentu saja dengan biaya yang lebih murah ) dengan menambahkan beberapa bahan aditif yang dapat meningkatkan kualitas cat menengah anda. Bisa dilihat disini : Cara Meningkatkan Kualitas Cat Tembok Dengan Bahan Aditif Tambahan.

5. Gunakan cat sesuai peruntukkannya
Hal ini sering kali diabaikan. Cat interior digunakan untuk eksterior. Atau sebaliknya. Dengan menggunakan cat sesuai peruntukkannya anda akan bisa mendapatkan kesetimbangan dalam masalah kualitas dan harga. Cat interior tentu akan lebih murah jika diaplikasikan di luar ruangan. Tetapi ia tidak akan tahan lama. Sedangkan cat eksterior tentu akan lebih bagus jika diaplikasikan dalam ruangan. Tetapi akan lebih mahal jatuhnya. Yang terbaik adalah gunakan sesusai peruntukkannya.

6. Pertimbangkan juga masalah harga
Cat yang berharga mahal belum tentu “tepat” digunakan untuk sebuah ruangan. Pertimbangkan beberapa factor di atas sehingga anda bisa mendapatkan kesetimbangan antara kualitas dan harga. Bahkan seandainya anda kebetulan “berlebihan” dalam masalah keuangan, tidak ada salahnya jika sedikit berhemat dalam bahan bangunan rumah bukan ?

7. Gunakan panduan dasar dalam memilih warna
Dalam memilih warna cat rumah memang tidak ada “hukum” tertentu untuk menentukannya. Hanya saja unntuk rumah minimalis, ada baiknya jika anda mengikuti beberapa panduan dasar dalam memilih warna cat yang berikut ini :

● Warna putih akan memberikan kesan luas dan lega
Warna putih, selain memberikan kesan bersih, juga akan memberikan luas dan lega. Hanya saja jika digunakan terlalu berlebihan terkadang juga member kesan kaku, formal dan membosankan. Untuk itu nda dapat mensiasatinya dengan mengkombinasikannya dengan menambahkan beberapa warna yang “berani” diantaranya. Misalnya, pada lis plafon, dinding pembatas, dan sebagainya.

● Sebaliknya, warna-warna tua akan memberikan kesan gelap, muram dan kusam
Jika anda harus memilih warna yang tua, isal coklat tua, biru tua, dan sebagainya, pastikan agar pencahayaannya cukup untuk ruangan tersebut. Karena warna tua akan selalu berkesan gelap, muram dan kusam. Cara lain mensiasatinya adalah dengan mengkombinasikan dengan warna-warna yang cerah atau muda. Anda dapat meletakkannya pada perabot rumah, atau dikombinasikan pada sekat pembatas, misalnya.

● Hati-hati dalam memilih warna yang “berani” dan mencolok
Sampai saat ini, umumnya beberapa orang meyakini bahwa warna cat rumah minimalis selalu identik dengan warna-warna yang mencolok dan “berani”.Namun hati-hatilah dalam memilih warna yang seperti ini. Karena jika pemilihan tidak tepat, rumah anda justru akan terlihat norak atau “mati”. Sebaiknya gunakan warna yang mencolok dan berani sebagai bagian kombinasi. Atau dalam jumlah yang tidak berlebih.

● Warna dasar memang cocok untuk warna kamar anak anda
Warna-warna dasar biasanya selalu cocok untuk warna kamar anak anda. Namun jangan terbatas hanya warna itu saja. Coba kombinasikan dengan beberapa warna cerah lainnya.

● Jangan “takut” pada warna-warna pastel
Warna-warna pastel, misal hijau muda, biru muda, atau merah muda memang seringkali diidentikkan dengan pilihan wanita. Tetapi bagi kaum lelaki, jangan takut untuk memilih warna-warna seperti ini. Dengan mengkombinasikan dengan warna-warna sedikit gelap atau warna dasar, anda bisa mendapatkan kombinasi warna yang menawan hati. Terlebih lagi dengan memilih warna seperti ini anda akan bisa melakukan kompromi yang bijaksana dengan sang istri.

Mau mencoba ?