Jika NASA Menciptakan Mobil, Seperti Ini Kedahsyatannya

Jika NASA Menciptakan Mobil, Seperti Ini Kedahsyatannya

Semua orang pasti tahu, apa dan siapa itu NASA, badan penerbangan luar angkasa dari negara adi daya Amerika Serikat. Dan ketika berbicara tentang NASA, maka pasti identik dengan sebuah kecanggihan teknologi, yang full otomatisasi.
Terbukti, meski beberapa Negara berusaha keras menyusul NASA, tidak bisa dipungkiri jika NASA masih menempatkan diri sebagai pemimpin di bidangnya.
Dan bukti yang tak terbantahkan dan yang selalu diingat, dikenang sepanjang sejarah manusia, tentu saja adalah keberhasilannya sebagai yang pertama mendarat di permukaan bulan.

Nah, sekarang bayangkan, Apa jadinya jika NASA ikut (ikutan) menciptakan sebuah mobil ?

Tentu sudah bisa anda bayangkan pada angan yang pertama bukan ?
Betapa canggihnya teknologi yang diterapkan pada mobil ciptaan NASA tersebut.
Dan anda benar, mobil ciptaan NASA ini memang mengusung sebuah teknologi yang masih tergolong amat canggih saat ini.
Namun karena basic NASA memang bukan bidang otomotif / mobil, maka disini NASA gandeng menggandeng dengan salah satu produsen mobil terkemuka dari Jepang, Nissan.

Sebagaimana dilansir dari Ubergizmo, yang sebenarnya ambisius untuk bisa menciptakan sebuah mobil yang canggih, yang bisa digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk orang-orang dengan disabilitas dengan tetap mempertahankan faktor kenyamanan dan keamanan adalah pihak Nissan.
Karena itulah Nissan yang kemudian mengambil inisiatif bekerja sama dengan NASA untuk menciptakan mobil canggih ambisius tersebut.

( NASA ) merencanakan pada tahun antara 2016 dan 2020, mobil canggih yang bisa mengemudi sendiri ( Self Driving Car) ini sudah bisa dinikmati secara luas.

Meski inovasi menciptakan mobil pintar yang bisa memarkir sendiri ini sebenarnya bukan merupakan hal yang baru – karena pihak Google sudah berupaya mengembangkan sebelumnya – namun langkah Nissan menggandeng NASA ini menunjukkan keseriusannya dan patut diacungi jempol.
Perusahaan Nissan yang berkantor utama di Yokohama Jepang sampai “rela” akan melakukan penelitian bersama insinyur dari NASA yang berkantor di Ames Research Center, Moffett Field, California, yang dijadwalkan akan berlangsung selama lima untuk pengembangan mobil otomatis tersebut.

Yang ini juga tidak kalah menariknya :

Bila Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan :

Related Posts:
Disqus Comments