Cara Mudah Mengecek Dan Mengatasi Listrik Rumah Yang Padam Karena Korsletting

Cara Mudah Mengecek Dan Mengatasi Listrik Rumah Yang Padam Karena Korsletting

Selain pemadaman massal dari PLN,  masalah yang paling umum dan paling sering dialami pada sistem penerangan rumah tangga yang menggunakan PLN adalah lampu penerangan yang mati karena putus dan korsletting. 
Pada masalah lampu penerangan yang mati karena putus, cukup mudah diatasi. Dengan mengganti lampu baru, penerangan akan menyala kembali. 
Namun ketika terjadi masalah korsletting memang butuh pengecekan dan perbaikan yang sedikit lebih rumit. 

Karena itulah, banyak orang yang kemudian “angkat tangan” dan menyerahkan masalah korsletting pada sistem penerangan rumah kepada petugas PLN atau BTL. 

Sebagian karena merasa takut “kesetrum”, sedang sebagiannya lagi karena merasa “ogah”. 
Lihat juga : 

Padahal untuk mengatasi masalah korsletting pada sistem penerangan rumah ini sebenarnya cukup mudah dan sederhana. 
Korsletting bisa terjadi ketika 2 arus listrik – umum menyebutnya sebagai plus dan minus – bertemu secara langsung. Sehingga korsletting disebut juga sebagai “hubungan pendek”. 

Pada sistem penerangan rumah, korsletting paling umum terjadi pada : 
- Peralatan pemutus arus : bisa pada stop kontak, saklar atau alat pengatur /pemutus arus bawaan PLN. Namun yang terakhir ini jarang terjadi 
- Sistem perkabelan dan sambungannya 
- Peralatan yang menggunakan arus listrik, misal lampu, dan peralatan elektronik lainnya. 
Karena itu untuk mengatasi masalah korsletting yang terjadi pada sistem penerangan rumah, maka harus dilakukan pada bagian-bagian di atas. 

Berikut langkah demi langkah untuk mengecek dan mengatasi Listrik rumah yang padam secara cepat dan mudah karena Korsletting atau hubung pendek : 


1. Ketika terjadi korsletting maka alat pemutus arus dari PLN ( Breaker ) biasanya akan “Anjlok” pada posisi OFF. 

2. Matikan semua lampu dan atau semua alat yang menggunakan arus listrik, seperti kulkas, magic jar, kipas angin, AC dan sebagainya. 

3. Dalam kondisi semua alat telah dimatikan, naikkan Breaker PLN. 
Jika setelah dinaikkan pada posisi ON, breaker anjlok kembali, maka kemungkinan besar terjadi masalah pada : 

a. Alat pemutus arus bawaan PLN. 
Namun hal ini sangat jarang terjadi. Terkecuali jika breaker sudah terlalu “tua” dan sudah pernah “dioprek”. 

b. Sistem perkabelan PLN 
Dalam hal ini terjadi pada sistem perkabelan utama PLN. Yaitu sistem perkabelan yang membagi dan mendistribusikan arus PLN ke seluruh bagian rumah. 
Bisa terjadi pada sambungan-sambungan kabel dan atau karena kebel yang digerogoti tikus. 
Sistem perkabelan utama biasanya diletakkan di atas plafon. 
Jika yang terjadi adalah 2 hal seperti ini, sebaiknya menghubungi petugas PLN. Sebab bagian tersebut memang merupakan “wilayah PLN”. 

4. Jika breaker tidak anjlok, lanjutkan dengan mencoba menghidupkan salah satu lampu penerangan. 
Jika ternyata lampu tidak mau menyala , maka masalah kemungkinan terjadi pada sistem pengaman PLN kedua yang biasanya ditempatkan di dalam rumah. 
Dalam hal ini lakukan pengecekan pada : 
- Sekring atau fuse 
Pada sistem sambungan PLN yang lama umumnya masih digunakan sekring.Jika tidak mau menyala biasanya dikarenakan sekring / fuse yang putus. Maka segera ganti dengan sekring baru. 
- Breaker atau pengaman kedua 
Pada sistem sambungan PLN yang baru umumnya telah digunakan breaker. 
Cek bagian ini. Juga telah rusak ( listrik tetap tida mau menyala ), segera ganti baru. 

5. Setelah semua langkah di atas dilakukan, namun breaker kemudian anjlok setelah salah lampu dinyalakan, itu artinya bagian lampu tersebut yang bermasalah dan menyebabkan korsletting. 
Langkah yang harus dilakukan : 

a. Ganti lampu. 
Jika lampu mau menyala dan breaker tidak anjlok, berati masalah telah teratasi. Sebab korsletting bisa terjadi pada lampu itu sendiri, terutama sekali pada lampu hemat energy yang murahan. 
Jika setelah diganti lampu dan dicoba dinyalakan breaker tetap anjlok, lakukan pengecekan pada 

b. Fitting dan atau Saklar lampu 
- Buka fitting lampu. Bagian fitting lampu bisa menyebabkan korsletting karena adanya kotoran – biasanya berupa hewan yang kesetrum di dalamnya – atau kabel yang terkelupas. 
Segera perbaiki bagian ini. 
- Jika fitting ternyata tidak bermasalah, buka saklar lampu. Saklar lampu juga bisa menjadi penyebab korsletting karena masalah yang sama dengan fitting. 

c. Jika kedua hal di atas telah dicek dan bagus, namun ternyata breaker masih saja anjlok, maka masalah terjadi pada sistem perkabelan yang menuju lampu. 
Biasanya dikarenakan kabel digerogoti tikus, terkelupas atau terbakar. 
Segera perbaiki atau ganti kabel ini. 

6. Jika lampu menyala saat pertama kali dinyalakan dan atau setelah dilakukan langkah perbaikan di atas, maka lanjutkan pada lampu-lampu lainnya di seluruh bagian rumah. 
Jika satu-persatu lampu bisa menyala berarti normal. 
Jika tidak menyala dan breaker anjlok, maka masalah korsletting terjadi pada bagian tersebut. 
Maka lakukan langkah nomor 5, hingga semua lampu telah dicek. 

7. Jika semua lampu telah di cek dan beres, maka lanjutkan dengan peralatan elektronik lain yang digunakan. Jika breaker anjlok ketika salah satu peralatan elektronik dihidupkan maka, peralatan elektronik tersebut yang bermasalah. Maka segera matikan dan perbaiki terlebih dulu. 
Lakukan satu persatu hingga breaker tidak anjlok lagi dan sistem penerangan berfungsi normal seperti sedia kala. 

Nah seperti itulah cara mudah untuk mengecek dan mengatasi Listrik rumah yang padam karena Korsleting. 

Sebagai catatan dan perhatian
- Sebaiknya turunkan breaker atau matikan listrik ketika melakukan pengecekan pada masing-masing bagian lampu 
- Gunakan alat pengaman, semisal sandal atau sepatu karet, sarung tangan karet dan sebagainya 
- Bila memang masalah terlalu “berat” sebaiknya hubungi petugas PLN. 
Dan yang berikut ini adalah salah satu cara berhemat listrik :

Share this:

Disqus Comments