Mengapa Kamu Sering Digigit Nyamuk ? Ternyata Ini Sebabnya
Daftar Isi Artikel
"Mengapa saya sering digigit nyamuk, sedangkan orang lain tidak ?"
Apakah kamu merasa bahwa selalu saja menjadi sasaran gigitan nyamuk?
Apakah nyamuk memang bisa “pilih kasih” dalam menentukan sasaran?
Jangan-jangan kamu memang termasuk orang yang disukai nyamuk.
Digigit nyamuk atau ditusuk gergaji nyamuk ?
Entah dari mana datangnya istilah “digigit nyamuk”.
Bisa jadi istilah tersebut hanya merupakan penyederhanaan bahasa, atau mungkin kesalahan anggapan bahwa rasa sakit yang ditimbulkan oleh karena nyamuk sedang menggigit tubuh kita dan ada bekas bentol-bentolnya di kulit.
Faktanya : nyamuk sama sekali tidak memiliki gigi sebagaimana yang kita bayangkan.
Dan karena tidak memiliki gigi, maka tentu saja nyamuk tidak bisa menggigit, apalagi mengunyah.
Dalam konteks ini, istilah yang paling tepat secara biologis adalah “ditusuk”.
Nyamuk betina memiliki proboscis.
Ditinjau dari segi asal kata, proboscis yang berarti alat untuk memberi makan, berasal dari bahasa Yunani.
Proboscis (terjemahan bahasa Inggris :belalai) adalah organ tambahan memanjang yang menonjol pada kepala hewan – umumnya pada bagian mulut atau hidung - baik pada vertebrata maupun invertebrata, yang berfungsi sebagai alat makan, menghisap, atau berindra.
Proboscis pada nyamuk betina ini sebenarnya alat yang sangat canggih yang dianugerahkan Sang pencipta :
• berupa alat mulut kompleks berbentuk jarum mikro halus memanjang yang bekerja seperti jarum suntik.
• jarum mikro bercabang enam dilengkapi dengan pisau mikro: empat untuk melukai kulit dan dua untuk membentuk pembuluh penghisap darah sehingga nyamuk dapat dengan mudah dan cepat menembus kulit dan menemukan pembuluh darah
• dua jarum mikro terluar memiliki struktur bergerigi tajam – seperti gergaji – sebanyak 47 -
48 buah yang terbuat dari Kitin. Digunakan untuk menggergaji kulit mangsanya.
Secara keseluruhan Proboscis digunakan untuk menghisap darah mangsa/inangnya.
Jadi yang dimaksud digigit nyamuk disini sebenarnya adalah kulit mangsanya ditusuk, disayat pisau, digergaji dan disedot darahnya, sekaligus diludahi.
(kalau diuraikan gini…jadinya kok serem ya..Makanya pakai istilah awal saja lah biar gak serem : digigit nyamuk)
Untungnya, yang memiliki proboscis ini hanyalah nyamuk betina, nyamuk jantan tidak memiliki probosbis. Karena itulah yang suka menusuk dengan gergaji….eh menggigit manusia adalah nyamuk betina saja. Nyamuk jantan tidak.
Mengapa nyamuk betina menggigit dan menghisap darah manusia?
Nyamuk bereproduksi dengan cara bertelur.
Pada saat mengembangkan telurnya, nyamuk betina membutuhkan nutrisi vital bagi telur, berupa :
- Zat besi : berfungsi untuk membantu viabilitas (kelangsungan hidup) telur
-Asam amino: diperlukan untuk sintesis vitellogenin (protein kuning telur)
-Protein spesifik (berupa Nasrat, Closca, Polehole, dan Nudel): dibutuhkan untuk pembentukan, melanisasi (pengerasan), dan kelangsungan hidup cangkang telur (terutama pada nyamuk Aedes aegypti)
Kesemua nutrisi yang dibutuhkan nyamuk untuk memproduksi telur dapat ditemukan dengan mudah pada darah merah – baik pada manusia maupun hewan.
Karena itulah, dari pada mahal-mahal beli darah dari bank darah, nyamuk lebih suka menghisapnya langsung dari mangsa/inangnya.
Jadi, nyamuk betina menggigit dan menghisap darah manusia atau hewan karena membutuhkan protein yang terkandung dalam darah manusia atau hewan untuk nutrisi penting dalam mengembangkan telur-telurnya. Sebab pada darah manusia atau hewan menyediakan asam amino esensial yang diperlukan, terutama untuk pembentukan cangkang telur dan kuning telur, yang penting agar telur dapat berkembang dan menetas.
Darah memberikan asupan gizi ekstra yang diperlukan untuk siklus reproduksi.
Namun demikian, nyamuk menggigit dan menghisap darah bukan untuk makanan harian.
Pada kondisi normal, nyamuk betina dan begitu pula nyamuk jantan menghisap nectar dan cairan manis dari tumbuhan sebagai makanannya untuk bertahan hidup.
Dan untungnya pula, dari 3.500 spesies nyamuk yang telah dikenal, hanya ada sekitar 6% spesies nyamuk yang memangsa darah manusia
(Cuma, karena jumlah nyamuk begitu banyaknya, maka tiap hari ada saja nyamuk yang menggigit butuh darah )
Tapi sialnya, nyamuk betina terbilang rakus.
Pada umumnya nyamuk betina hanya mengkonsumsi sekitar 0,001 hingga 0,01 mililiter (setara dengan 1 hingga 10 mikroliter) darah setiap kali menggigit mangsanya.
Namun karena dilakukan berulangkali, seekor nyamuk betina dewasa dapat menghisap darah hingga tiga kali berat badannya.
Itu berarti seekor nyamuk betina dewasa secara teoritis dapat mengonsumsi hingga 1,2 mililiter darah dalam sekali makan.
Apa yang dilakukan nyamuk setelah menghisap darah ? Siklus hidup nyamuk
Jangan salah, nyamuk juga punya gaya hidup enak-enakan laiknya manusia.
Setelah puas dan kenyang menghisap darah mangsanya, maka nyamuk :
-Mencari tempat istirahat
Setelah perut kenyang, nyamuk juga nyantai berleha-leha menghemat energi, mencerna santapan spesialnya. Nyamuk umumnya berleha-leha istirahat selama 16-19 jam dalam sehari.
Nyamuk (terutama Aedes aegypti) akan nyantai di area-area gelap, lembab dan tenang cenderung di dalam atau sekitar rumah, seperti di balik pakaian gantung, dibawah lemari/furnitur, atau sudut ruangan selama 2-3 hari.
-Proses bertelur
Setelah darah tercerna dengan baik, nyamuk akan mencari genangan air untuk meletakkan telurnya. Dalam satu siklus, nyamuk betina bisa bertelur hingga 100-200 butir
-Mengulang siklus
Setelah bertelur, nyamuk betina akan kembali mencari inang (manusia/hewan) untuk menghisap darah lagi demi memproduksi telur selanjutnya.
Siklus hidup nyamuk (dari telur hingga dewasa) berlangsung sekitar 8 hingga 10 hari.
Nyamuk jantan rata-rata bisa hidup selama 6-10 hari. Sedangkan untuk nyamuk betina bisa hidup lebih lama 2-4 minggu, bahkan hingga 40-60 hari dalam kondisi ideal.
Masa hidup nyamuk sangat dipengaruhi oleh faktor suhu.
Lingkungan dengan suhu dingin dapat memperpanjang umur nyamuk, sedangkan lingkungan kering dan panas akan mempersingkat umur mereka.
Nyamuk merupakan penerbang yang buruk. Hembusan angin 1–2 mph sudah dapat mempersulit nyamuk untuk terbang, mendarat, atau menemukan inang
Karena itulah jarak terbang nyamuk sangat terbatas, mereka tidak bisa terbang terlalu jauh. Biasanya hanya beberapa blok dari tempat pertama kali mereka menggigit mangsanya.
Hal-hal di atas cukup penting diketahui, terutama jika suatu saat akan “berburu” nyamuk.
Mengapa terasa gatal saat digigit nyamuk dan bertambah gatal jika digaruk? Siklus Gatal-Garuk
Disini kurang-ajarnya nyamuk.
Sudah gratisan nyedot darah seenaknya, masih ngludahin. Iya..ngludahin.
Udah gitu, kencing/berak di tempat lagi !
Sesaat berhasil menusukkan jarum suntik mikronya, nyamuk juga menyuntikkan air liur ke dalam tubuh mangsa/inangnya.
Tujuannya :
- untuk mengurangi rasa sakit / agar mangsa/inang tidak segera menyadari ( karena ditusuk, disayat dan digergaji)
- mencegah terjadinya pembekuan darah (saat darah inang dihisap)
- memperlebar pembuluh darah inang untuk mempercepat aliran darah.
Sebab dalam air liur nyamuk mengandung :
-Anestesi (obat bius/zat mati rasa)
- Antikoagulan (zat anti beku darah )
- Vasodilator
- Protein asing
- Agen infeksi
Dalam beberapa kasus, air liur nyamuk juga bisa membawa patogen seperti virus (DBD/Zika) atau parasit malaria.
- Protein air liur nyamuk, seperti glikoprotein tersialilasi, juga dapat membantu virus masuk ke sel tubuh mamalia
Dan ketika menghisap darah, nyamuk betina juga mengeluarkan cairan pre-urine (darah) dari anusnya untuk mendinginkan suhu tubuh mereka hingga 3°𝐶elcius
Air liur nyamuk yang mengandung beberapa zat di atas oleh tubuh dibaca sebagai adanya penyusup/benda asing, sehingga sistem kekebalan tubuh meresponnya dengan melepaskan zat bernama Histamin.
Inilah yang menyebabkan gatal, bentol-bentol, dan peradangan
Semakin banyak Histamin yang dilepaskan sebagai respon, akan semakin gatal rasanya.
Saat digaruk, rasa gatal akibat gigitan nyamuk akan semakin bertambah parah, sebab tindakan ini justru memicu pelepasan lebih banyak Histamin oleh sistem imun.
Garukan berulang juga bisa menyebabkan peradangan, iritasi kulit, merangsang ujung saraf secara berlebihan, dan berisiko infeksi sekunder.
Dengan menggaruk rasa gatal dapat memberikan kelegaan sementara dengan merangsang saraf untuk menekan rasa gatal.
Namun, ini juga memicu otak untuk mengirim sinyal gatal yang lebih intens kembali.
Sehingga kemudian sering terjadi Siklus Gatal-Garuk.
Akhirnya, tidak hanya rasa gatal yang bertambah tetapi juga muncul bentol-bentol atau bengkak.
Cara nyamuk mendeteksi dan mencari mangsa
Selanjutnya, mari pahami bagaimana cara nyamuk mendeteksi dan mencari mangsa.
Nyamuk memiliki organ khusus bernama maxillary palp (palpus rahang atas) yang dapat berfungsi sebagai detector CO2 - mendeteksi keberadaan senyawa karbon dioksida (CO2) bahkan hingga jarak 50 meter jauhnya. Sel reseptor pada antena dan kaki nyamuk mengikat molekul CO2, dan mengirimkan sinyal listrik ke otak.
Semakin banyak molekul yang mengenai reseptornya artinya semakin tinggi konsentrasi CO2 dan semakin dekat nyamuk dengan inangnya
Keberadaan CO2 (dari hembusan nafas) adalah sebagai cara deteksi awal dan utama bagi nyamuk untuk menentukan, mencari dan memburu inang/mangsanya.
Sebagaimana diketahui, manusia (dan hewan) akan menghasilkan gas CO2 dalam metabolisme pernafasannya.
Keberadaan gas karbon dioksida (CO2) merupakan indikator utama adanya inang potensial untuk dihisap darahnya.
Menurut salah satu penelitian, laju emisi CO2 sebesar 8-20 gram per jam sudah memadai untuk mengundang nyamuk mencari inang/mangsanya.
(Selain nyamuk, kutu kasur juga tertarik pada CO2 – mereka dapat mendeteksi peningkatan kadar CO2 dalam pernapasan manusia. Banyak serangga penghisap darah lainnya juga tertarik pada CO2).
Namun tidak hanya CO2, senyawa lain yang menandakan keberadaan inang/mangsa bagi nyamuk adalah senyawa volatil asam, termasuk asam karboksilat dengan aroma yang menonjol (bagi nyamuk tentu saja), yang merupakan komponen utama keringat manusia dan senyawa volatil yang dihasilkan oleh mikroba/bakteri kulit.
Ini mungkin yang menjadi dasar, mengapa nyamuk tertarik untuk menggigit bagian tubuh di sekitar pergelangan kaki, yang biasanya menciptakan bau yang disebabkan oleh mikroba/bakteri aktif.
Nyamuk juga tertarik pada aroma asam laktat dan amonia dari keringat serta panas tubuh.
Itulah sebabnya, nyamuk nggak bakal tertipu memburu knalpot brong pada kendaraan bermotor yang sedang dihidupkan. Meski kendaraan bermotor juga menghasilkan panas dan CO2 saat mesinnya dihidupkan, tapi kendaraan bermotor tidak memiliki keringat dan bau seperti tubuhmu.
Mengapa saya yang selalu jadi sasaran digigit nyamuk ? Apakah darah saya manis ?
Faktanya, memang ada orang-orang yang selalu/sering menjadi sasaran gigitan nyamuk.
Padahal orang yang duduk berdampingan justru aman-aman saja.
Faktanya memang ada tipe orang yang menjadi kesukaan nyamuk.
Itulah kenapa orang tipe ini akan selalu menjadi sasaran gigitan nyamuk dimanapun berada.
Ciri-ciri orang yang menjadi kesukaan/sasaran gigitan nyamuk adalah :
1.Memiliki metabolisme tubuh yang tinggi.
Seperti diuraikan di atas, itulah indikator utama bagi nyamuk yang menunjukkan adanya inang. Semakin tinggi sisa metabolisme tubuh ( panas tubuh, CO2, dan asam volatile ) di atas makin kuat “sinyal”nya dan makin disukai nyamuk.
Yang termasuk pada jenis ini antara lain :
-Orang berbadan lebar besar (gemuk)
-Orang hamil
-Orang aktif berolahraga
Sebuah studi menemukan bahwa menarik atau tidaknya bau badan seseorang bagi nyamuk bergantung pada kondisi genetiknya.
Studi lain menyebutkan bahwa orang dengan golongan darah O merupakaan tipe orang yang disukai nyamuk (untuk digigit), 2 kali lebih tinggi dari orang dengan golongan darah A
Belum ada penjelasan ilmiah tentang hal ini.
Namun ahli menduga, karena adanya senyawa kimia (antigen) pada kulit pada orang dengan golongan darah O yang lebih mudah terdeteksi oleh nyamuk.
-Orang dengan golongan darah O
-Orang dengan golongan darah B
-Orang dengan golongan darah A
-Orang dengan golongan darah AB paling tidak disukai nyamuk.
Sedangkan istilah “darah manis” itu hanyalah mitos. Tidak ada bukti ilmiah orang dengan “darah manis” meningkat risikonya digigit nyamuk.
Kondisi orang dengan "darah manis" lebih berkaitan dengan reaksi sistem imun kulit, dimana kulit mudah gatal dan berbekas
Yang benar, Darah Manis atau Prurigo dalam istilah medis, adalah gangguan kulit kronis yang ditandai dengan bentol-bentol atau nodul sangat gatal, biasanya muncul di lengan, kaki, atau punggung. Rasa gatal hebat memicu garukan terus-menerus, menyebabkan kulit menebal, berkerak, dan meninggalkan bekas luka kehitaman.
Kondisi ini sering terkait alergi, gigitan serangga, atau stress.
Kedengarannya kurang masuk akal. Namun perlu diketahui, selain mendeteksi CO2 dengan organ maxillary palp, nyamuk menggunakan penglihatannya untuk menemukan mangsa.
Dan jangan salah, nyamuk mempunyai 100 mata (plus 3 jantung) !
Seorang ahli entomologi menyebutkan bahwa pakaian berwarna gelap (seperti : hitam, biru tua, biru gelap dan merah) selain lebih mudah menyerap panas, juga akan mendorong lebih banyak visibilitas dan menarik lebih banyak nyamuk untuk menggigit daripada pakaian warna yang lebih terang.
Pakaian berwarna cerah akan menyebabkan nyamuk mudah diketahui keberadaannya.
4.Memiliki konsentrasi steroid
Orang dengan konsentrasi steroid (atau kolesterol yang tinggi di permukaan kulitnya) cenderung lebih sering digigit nyamuk.
Bukan berarti orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi mudah digigit nyamuk, namun Kolesterol yang dimaksud di sini adalah ketika tubuh ‘lebih efisien’ memproses kolesterol dan tersisa di permukaan kulit.
5.Memiliki kadar asam urat tinggi
Berdasarkan penelitian dari Entomological Society of America, nyamuk juga menyukai orang yang memproduksi asam urat berlebih.
Bagaimana cara paling ampuh mengatasi rasa gatal akibat gigitan nyamuk?
1. Jangan digaruk
Pertama dan utama : meski memang terasa sangat gatal, usahakan jangan menggaruk. Ingat siklus gatal garuk di atas.
2. Cuci bersih dengan sabun
3. Gunakan terapi suhu panas dingin
Mengkompres dengan es batu bisa mengurangi rasa gatal, juga meredakan peradangan dan pembengkakan.
Atau kebalikannya, gunakan sendok yang dipanaskan (jangan terlalu panas) untuk ditempelkan pada bagian yang gatal.
Terapi suhu (dingin atau panas) memanipulasi/membuat saraf di kulit yang mengirimkan sensasi gatal menjadi kurang sensitif.
4.Gunakan bahan/obat yang ada di sekitar
Jika masih belum hilang gatalnya bantu dengan bahan/obat yang ada di sekitar berikut:
- Minyak kayu putih/essensial untuk mengurangi pembengkakan.
- Lidah buaya (Aloe vera) untuk menenangkan peradangan kulit.
- Madu : sebagai antiseptik alami.
- Baking soda : campurkan baking soda dan beberapa tetes air aduk rata hingga seperti pasta, lalu oleskan ke kulit yang gatal untuk mengurangi gatal dan inflamasi.
- Oatmeal: bisa digunakan untuk mengurangi pembengkakan.
- Pasta gigi : mentol dalam pasta gigi efektif untuk meredakan iritasi pada kulit akibat bekas gigitan nyamuk
5.Gunakan obat apotik (obat kimia)
Jika memungkinkan (ada/disarankan) gunakan/oleskan krim atau lotion pada bagian yang gatal karena digigit nyamuk.
Obat penghilang gatal karena gigitan nyamuk yang efektif :
-Losion analgesik / anti-gatal
Digunakan untuk meredakan rasa nyeri, bisa juga untuk mengatasi rasa gatal.
Misalnya losion kalamin (Caladine) : mengandung calamine, zinc oxide, dan diphenhydramine untuk menyejukkan kulit dan mengurangi rasa gatal
- Obat topikal steroid
Untuk mengurangi aktivasi sistem imun pada kulit sehingga dapat mengurangi rasa gatal.
Contohnya : krim hidrokortison 1% : efektif mengurangi peradangan, kemerahan, dan gatal.
- atau jika cukup parah minum obat antihistamin (antihistamin oral).
Ingat : yang menjadikan rasa gatal adalah karena reaksi imun tubuh yang mengeluarkan histamine sebagai respon adanya benda asing (air liur nyamuk).
Gejala alergi akibat histamin umumnya diredakan dengan obat-obatan antihistamin, yang bekerja dengan menghambat reseptor histamin dalam tubuh.
6.Pada orang yang alergi terhadap gigitan nyamuk.
Ada orang tertentu yang mengidap syndrome Skeeter.
Sindrom Skeeter adalah reaksi alergi lokal yang parah terhadap air liur nyamuk, menyebabkan pembengkakan besar, kemerahan, gatal hebat, dan rasa panas/nyeri yang muncul beberapa jam setelah gigitan.
Penanganan pada orang yang mengidap sindrom skeeter saat gatal digigit nyamuk
-jangan digaruk
-cuci bersih dengan sabun
-kompres dingin dengan es batu
-gunakan hidrokortison 1%
-minum obat antihistamin
-cari pertolongan medis atau segera bawa ke dokter jika gejala tidak segera membaik atau mengalami gejala anafilaksis(sesak nafas, pingsan).
Aroma / bau yang tidak disukai nyamuk
Nyamuk paling tidak suka dengan aroma/bau yang menyengat minyak atsiri dari beberapa tanaman berikut :
-serai wangi (citronella)
-lavender
-daun mint
-eucalyptus
-zodia
-Kemangi
-thyme
-rosemary
Aroma tersebut sangat mengganggu penciuman dan saraf nyamuk.
Nyamuk juga menghindari angin kencang dari kipas angin, warna yang cerah, pencahayaan yang baik, serta lingkungan bersih kering tanpa genangan air.
Obat nyamuk ( maksudnya obat anti nyamuk) yang paling ampuh
Hingga saat ini N,N-dietil-3-metilbenzamida (DEET) tetap menjadi standar yang digunakan untuk menilai semua pengusir nyamuk dan serangga lainnya. DEET efektif melawan nyamuk, lalat penggigit, tungau, kutu, dan caplak.
Kesimpulan
Faktanya memang ada orang-orang yang (sialnya) disukai nyamuk. Sehingga lebih rawan dan berpotensi digigit nyamuk dibandingkan orang lainnya.
Dengan mengetahui hal ini dapat dilakukan tindakan pencegahan seperlunya.
Dan seandainya memang sudah digigit nyamuk, usahakan lakukan tindakan medis seperti yang disarankan di atas.
Lihat juga : Intip kebiasaan nyamuk untuk cegah demam berdarah

