Cara Pasang Iklan In-article ( Iklan Native Dalam Artikel ) Google Adsense Pada Blog AMP

Cara Pasang Iklan In-article ( Iklan Native Dalam Artikel ) Google Adsense Pada Blog AMP

Google Adsense meluncurkan iklan dengan format baru

Pada awal bulan Juli 2017 ini pihak Google Adsense telah meluncurkan beberapa jenis format iklan yang baru, salah satu diantaranya adalah iklan In-article ( iklan dalam artikel ).

Meski peluncuran jenis iklan baru google adsense yang berformat native ads ini boleh dibilang agak sedikit lambat – karena beberapa pengiklan lain telah meluncurkan sebelumnya– namun tentu saja langkah ini merupakan satu pilihan dan alternatif yang cukup menggembirakan bagi para publisher untuk dapat menaikkan penghasilan google adsense yang belakangan ini terus mengalami penurunan drastis.
Simak :
> Ratio dan nilai klik adsense turun drastis. Bagaimana prospek publisher adsense di masa mendatang?

● Apa itu iklan In-article ?

In-article Ads atau Iklan dalam artikel adalah jenis format iklan yang dioptimalkan oleh Google untuk membantu pengguna ( baca : publisher adsense ) untuk untuk menempatkan iklan native di antara paragraf halaman.

Tampilan umum iklan dari In-article atau Iklan dalam artikel adalah “Native Ads” iklan dengan gambar yang disertai dengan keterangan uraian yang bisa diatur letaknya, mirip-mirip dengan matched content atau bisa dilihat pada tampilan iklan MGID atau Adnow.
Lihat :
> Review lengkap MGID

Pada percobaan pemasangan iklan jenis baru ini pada blog, memang ada beberapa perbedaan yang cukup mencolok dengan iklan adsense standard ( iklan adsense jenis lama ), misalnya :
- Pada pemasangan di dalam artikel Iklan In-article ini memang terlihat lebih menyatu secara sempurna
- Tata letak Iklan In-article dapat lebih sesuai penempatannya dalam artikel posting sehingga lebih dapat mengikuti alur pembaca


- Dan yang penting, Iklan jenis ini – menurut keterangan Google Adsense - menggunakan elemen iklan berkualitas tinggi.

Iklan in article adalah iklan google adsense yang berjenis responsive ( responsive ads ).
Dan karena merupakan jenis iklan responsive maka Iklan In-article secara otomatis akan menyesuaikan diri terhadap ukuran dimana jenis iklan tersebut ditempatkan.
Dan ini berarti bahwa lebar iklan In-article akan selalu sama dengan lebar penampung induknya (misalnya dalam batasaan <div>, <iframe>, dan sebagainya.)

Sedangkan untuk ketinggiannya, secara otomatis akan disesuaikan oleh pihak AdSense, dengan memastikan bahwa semua ruang yang tersedia mencakup semua elemen iklan yang ditampilkan.

Dengan format iklan adsense jenis baru ini (diharapkan) penghasilan para publisher adsense menjadi lebih optimal ( baca : lebih besar ).

Pihak Google adsense menyatakan mengoptimalkan iklan In-article untuk bisa mendapatkan performa yang terbaik pada halaman artikel.
Dimana pengoptimalan iklan jenis ini meliputi antara lain :
- pengaturan tata letak iklan
- pilihan elemen yang digunakan
- adanya tombol pesan ajakan
- pilihan warna dan jenis huruf (font) untuk iklan
- Adanya pilihan preferensi "Gaya yang dioptimalkan Google"
- dan sebagainya

Kelebihan format iklan In-article

Dari beberapa hal di atas, iklan In-article memang memiliki kelebihan dibandingkan dengan iklan standard Google adsense, misalnya :

- Dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik
Dengan penggunaan elemen iklan yang berkualitas tinggi serta terlihat menyatu dengan artikel, maka pembaca bisa memperoleh pengalaman yang lebih baik saat menyimak artikel blog/situs.

- Sangat cocok untuk tampilan mobil ( seluler )
Pasalnya, saat dibuka pada tampilan seluler maka Iklan In-article akan tampil dalam ukuran lebar penuh, sehingga sangat baik untuk memonetisasi ruang di layar seluler ( yang memang lebih kecil dibanding dengan layar komputer, baik dekstop ataupun laptop).

- Dan yang paling penting, format iklan in article ini dioptimalkan oleh pihak Google
Artinya memasang Iklan jenis ini ( diharapkan ) akan menghasilkan performa yang lebih baik.

● Kekurangan iklan in article

Meski format iklan in article ini memliki beberapa kelebihan dibanding dengan iklan adsense standard, namun tidak ada sesuatu yang sempurna. Sehingga Iklan jenis in article native ini juga memiliki beberapa kekurangan, misalnya :

- Biaya per klik ( BPK/CPC ) yang didapat tidak cukup besar.
Pada percobaan pemasangan di dalam blog, iklan jenis ini memberikan BPK yang tidak cukup besar. Sebab bisa jadi iklan jenis ini ideal untuk tampilan seluler.
Dan tahu sendiri iklan seluler selama ini umumnya memang memberikan BPK yang lebih kecil, terlebih untuk blog gado-gado berbahasa Indonesia.
Dan bisa jadi juga waktu pemasangan di blog yang masih relatif singkat / belum cukup lama terpasang ( namanya juga baru uji coba – masih dipantau hasilnya hingga saat ini ).

- Memberikan CPM yang juga tidak cukup besar
Meski Iklan In-article secara visual memang lebih menarik bagi pengunjung. karena ( diklaim ) hanya menggunakan materi iklan yang memiliki elemen iklan berkualitas tinggi, namun memasang iklan jenis ini mungkin akan memberikan CPM yang lebih rendah dalam jangka pendek – terlebih jika artikelnya kurang laku dan jarang dilihat pengunjung –

Untuk mengatasi hal ini, pihak Google adsense merekomendasikan untuk menampilkan iklan Display yang dipilih di dalam unit iklan In-article.
Pihak Google juga akan memilihkan iklan Display yang sesuai dengan ruang yang tersedia pada masing-masing blog.
Dengan memasang kedua jenis iklan ini diharapkan akan dapat membantu menaikkan CPM yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan publisher adsense.

● Bagaimana cara membuat iklan In-article

Untuk membuat iklan dengan format In-article, pada dasarnya tidak jauh beda dengan membuat jenis iklan adsense lainnya.
Namun agar lebih jelas, berikut langkah-langkah untuk membuat iklan in article :

1. Masuk ke akun Google AdSense anda.
2. Pada menu navigasi (sebelah kiri) klik pada tombol Iklan saya.
3. Kemudian Klik +Unit iklan baru.
4. Setelah itu akan terbuka laman baru yang menyediakan beberapa jenis iklan yang akan dibuat. Pilih dan Klik Iklan In-article.
5. Agar tidak bingung dan lebih mudah dalam pelacakan, berikan nama unit iklan In-article yang akan dibuat ( namanya terserah anda ).
Disarankan untuk memberikan akhiran "Native" di belakang namanya.
6. Pilih dan tentukan gaya iklan sesuai yang dikehendaki.
Dalam hal ini termasuk jenis font, warna, dan sebagainya.
Satu hal yang perlu diingat adalah secara default iklan In-article bersifat responsif ( iklan responsive ).


7. Setelah selesai dalam pengaturan iklan yang dibuat, Klik Simpan dan dapatkan kode.
8. Selesai.
Langkah selanjutnya adalah menyalin kode tersebut dalam halaman blog anda.

● Cara memasang iklan in article adsense pada blogger

Bagaimana cara memasang iklan in artikel pada blog ? Khususnya pada blog dengan platform blogspot / blogger ?

Memang ada sedikit perbedaan kode script pada iklan in article bila dibandingkan dengan kode script iklan adsense standard.
Perbedaan yang kentara adalah dengan adanya kode script berikut pada iklan in article :

style="display:block; text-align:center;"
data-ad-format="fluid"
data-ad-layout="in-article"


Namun pada dasarnya untuk memasang jenis iklan in artikel di dalam blog tidak jauh beda dengan cara pemasangan jenis iklan standard responsive lainnya.
Setelah membuat jenis iklan in artikel dan menyalin ( copy ) kode iklan yang telah dibuat, anda tinggal menempelkannya ( paste ) pada lokasi di dalam blog yang dikehendaki.
Namun bila ditempatkan di dalam HTML template ( misal untuk penempatan otomatis dalam artikel ) agar iklan bekerja / tampil dengan baik disarankan agar kode iklan di parse terlebih dulu.

● Cara menempatkan iklan in article adsense pada blog AMP

Ada sedikit perbedaan untuk menempatkan iklan in article dalam blog yang sudah menggunakan template AMP. Sebab blog dengan template AMP memang mempersyaratkan beberapa pengkodean tertentu.
Lihat :
> Cara membuat dan memasang iklan google adsense di blog AMP HTML

Untuk memasang iklan in artikel pada blog dengan template AMP, bisa mengikuti langkah berikut :
- Buat iklan in artikel
- Copy kode iklan Kode iklan in article adalah seperti ini :

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">
</script>
<ins class="adsbygoogle"
style="display:block; text-align:center;"
data-ad-format="fluid"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-client="ca-pub-XXXXXXXX"
data-ad-slot="XXXXXXXX"></ins>
<script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>


- Untuk memasangnya di blog AMP kode yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

<amp-ad
layout="responsive"
width=600
height=250
type="adsense"
data-ad-format="fluid"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-client="ca-pub-XXXXXXXX"
data-ad-slot="XXXXXXXX">
</amp-ad>


- Tempelkan / salin kode tersebut pada lokasi yang diinginkan dalam blog.
Namun apabila ditempatkan dalam template HTML, disarankan agar kode iklan di-parse terlebih dahulu
- Selesai

● Beberapa tips penting untuk memasang iklan in article pada blog

1. Iklan in artikel adalah iklan berjenis responsive, yang artinya tampilan iklan tersebut akan menyesuaikan diri dengan ukuran lebar dimana kode iklan ditempatkan.
Karena itu perhatikan posisi/letak kode iklan diletakkan sehingga sesuai dengan keinginan anda.

2. Dimana iklan in artikel sebaiknya diletakkan ?

Memang iklan in artikel dapat diletakkan dimana saja sesuai yang dikehendaki.
Namun sesuai namanya iklan in artikel akan lebih cocok jika ditempatkan di dalam posting diantara paragraf artikel.
Dan posisi yang disarankan dan dianggap optimal untuk penempatan iklan in artikel adalah pada di bawah paragraf ke 2 ( kedua ) di awal artikel.
Disarankan pula agar panjang artikel di halaman mencukupi sehingga iklan yang tampil tidak terlalu mengganggu kenyamanan pembaca.

Dengan kalimat yang lebih singkat, iklan in artikel akan sangat cocok diletakkan di bawah paragraf kedua di dalam artikel cukup panjangnya.

Selain itu, agar iklan in artikel dapat tampil dan bekerja dengan baik, maka lebar minimum yang dipersyaratkan adalah sebesar 250 px.

3. Jumlah iklan in artikel yang boleh dipasang dalam blog
Sebenarnya tidak ada batasan tentang berapa jumlah in article yang boleh dipasang dalam blog. Namun sangat disarankan untuk tidak memasang iklan in artikel secara berlebihan sehingga malah melebihi konten, dan mengganggu kenyamanan pembaca.

4. Cara mengoptimalkan kinerja iklan in artikel

Meski pihak Google mengklaim mengoptimalkan iklan jenis ini, namun agar kinerja iklan in article dapat lebih optimal, sangat disarankan untuk menampilkan iklan jenis ini dengan iklan display. Sebab terkadang iklan jenis display masih tetap muncul meskipun telah memasang iklan jenis in artikel. Dengan mengkombinasikan kedua jenis iklan ini diharapkan akan mampu menaikkan klik dan meningkatkan penghasilan.

5. Memasang iklan in artikel di bawah / akhir setelah artikel posting.

Karena merupakan native ( native ads ), iklan in artikel juga cukup bagus hasilnya ketika diletakkan di bawah / akhir setelah artikel posting.
Tampilan iklan in article yang sedemikian rupa sangat mirip dengan widget “Related Post” sehingga memiliki kemungkinan yang sangat tinggi untuk diklik pembaca.

● Siapa yang boleh memasang iklan in artikel ?

Sayangnya untuk saat ini tidak semua blogger publisher bisa memasang iklan in article dalam blognya. Sebab iklan in artikel memiliki kriteria tertentu.
Seperti layaknya “Matched Content” maka yang boleh memasang iklan jenis ini adalah blog / situs yang telah “dianggap sesuai” oleh pihak Adsense.

KESIMPULAN

1. Iklan in article adalah iklan jenis responsive – native yang baru saja diluncurkan oleh pihak Google Adsense.

2. Selain memiliki tampilan visual yang lebih menarik, lebih menyatu dan lebih meningkatkan pengalaman pembaca, iklan in article juga dioptimalkan oleh Google Adsense.

3. Iklan in article akan lebih cocok dipasang pada artikel posting yang cukup panjang.

Lokasi yang paling ideal adalah tepat di bawah paragraf kedua dalam artikel.

Namun, sebagai iklan berjenis responsive – native, iklan in article memiliki tampilan yang cukup mirip dengan tampilan “related post’ ( atau random post ).

Karena itu iklan in article cukup baik kenierjanya ketika ditempatkan di bawah artikel postingan.

4. Meski memiliki beberapa kelebihan, iklan in article juga memiliki kekurangan, terutama dalam hal CPM.

CPM iklan in article lazimnya tidak cukup tinggi.

5. Dengan segala kekurangan dan kelebihannya, iklan in article cukup layak dicoba untuk dapat meningkatkan penghasilan publisher Google Adsense ( yang belakangan ini semakin terpuruk).

Share this:

Disqus Comments

Paling Banyak Dilihat