Wahai Para Pekerja SPBU, 4 Masalah Kesehatan Mengerikan Ini Bisa Terjadi Jika Sering Menghirup Uap Bensin

Wahai Para Pekerja SPBU, 4 Masalah Kesehatan Mengerikan Ini Bisa Terjadi Jika Sering Menghirup Uap Bensin

Pada jaman modern seperti ini, bisa dikatakan jika BBM bensin sudah menjadi satu dari kebutuhan pokok masyarakat. Akan sangat sulit membayangkan bagaimana jadinya jika tanpa bensin. 
Hanya saja, meski bisa termasuk sebagai “kebutuhan pokok”, yang artinya selalu dibutuhkan dan berhubungan dalam kehidupan sehari-hari, bensin ternyata bisa menjadi bahan yang sangat berbahaya bagi kesehatan. 

Apabila tidak berhati-hati dalam menanganinya, bensin bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang sangat mengerikan, bahkan berujung pada kematian. 

Pada pengguna umum – dalam artian para pembeli BBM bensin untuk kendaraan – dampak ini mungkin tidak akan terlalu terasa. 
Namun bagi yang kerjanya selalu berkontak dengan bensin – pekerja SPBU – misalnya uap dari bensin bisa menimbulkan dampak kesehatan yang significant. 
Terlebih bagi para penjual bensin eceran, yang bahkan sering menyedot dan menghisap bensin dengan menggunakan mulutnya. 

Berdasar rilis dari Wisconsin Department of Health Services, bau atau uap dari bensin yang terhirup – sengaja maupun tidak sengaja - dapat meningkatkan masalah dan berbahaya bagi kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. 
Masalahnya fakta tersebut tidak disadari oleh masyarakat, bahkan diacuhkannya. 

Yang wajib diketahui, bensin atau di luar negeri disebut dengan Gasoline merupakan suatu bahan cair yang terbuat dari rangkaian senyawa kimia. 
Secara teknis yang sangat sederhana dapat dijelaskan bahwa Bensin tersusun dari senyawa Hidrokarbon rantai lurus, mulai dari C7 hingga C11. 
Molekul di dalam bensin terlihat menyerupai air karena kecairannya dengan warna cenderung kekuningan atau oranye. 
Namun karena bahan kimia yang terkandung didalamnya, bensin memiliki aroma dan bau yang menyengat. Yang mana akan menjadi sangat berbahaya ketika terhirup, terutama jika terjadi secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang panjang ( misal para pekerja SPBU ). 

Apa saja bahaya dan dampak menghirup uap bensin ? 

Sebagaimana yang dilansir dari laman Livestrong, ketika seseorang menghirup uap bensin secara terus menerus dan dalam waktu yang cukup lama, maka dapat menimbulkan beberapa bahaya dan dampak kesehatan yang cukup mengerikan, antara lain : 

1. Timbul rasa pusing dan sakit kepala 

Coba sekali waktu lakukan tes, hirup uap bensin dalam waktu cukup lama. 
Apa yang akan kamu rasakan ? 
Meski pada awalnya terasa “enak” namun beberapa saat kamu pasti akan merasa pusing dan sakit kepala. Secara sederhana dapat dijelaskan, timbulnya rasa pusing dan sakit kepala ini diakibatkan oleh kandungan bahan kimia yang terdapat di dalam bensin. 
Rasa pusing dan sakit kepala ini biasanya dapat menyebabkan gangguan koordinasi, sehingga membuat seseorang terkadang mengalami kesulitan di saat sedang mengemudikan kendaraan setelah melakukan pengisian BBM. 

2. Terjadinya kerusakan Sistem Saraf 

Dan apa yang terjadi jika hal ini terjadi dalam waktu yang cukup lama ?
Terjadinya kerusakan pada sistem saraf. Sistem saraf tubuh akan terganggu kemampuannya dalam mengirimkan dan merespon pesan menuju dan dari otak. 
Semakin banyak dan sering menghirup bensin, efek terjadinya kerusakan pada sistem saraf akan semakin parah. 

3. Kanker 

Menurut Wisconsin Department of Human Services, kandungan zat kimia dalam bensin yang disebut Benzene merupakan bahan yang dikaitkan dengan adanya kemungkinan peningkatan leukemia (kanker darah). 
Sedangkan hasil identifikasi dari Canadian Centre for Occupational Health and Safety mengatakan bahwa bahan kimia bernama Ethylene Dibromide di dalam bensin merupakan bahan karsinogen yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit kanker. 
Penyakit kanker yang paling beresiko unutk terjadi adalah kanker tenggorokan, yang merupakan jenis kanker yang biasanya berbentuk benjolan di sekitar leher. 
Kanker tenggorokan ini dapat mempengaruhi bagian tulang rawan (epiglotis) yang bertindak sebagai tutup untuk tenggorokan. 
Sehingga ketika seseorang terserang kanker tenggorokan ini, maka akan mengalami kesulitan dalam menelan dan merasakan sakit pada bagian telinga. 
Resiko timbulnya kanker tenggorokan ini akan semakin besar ketika orang tersebut juga merokok atau mengkonsumsi alkohol. 

4. Terjadinya kasus kematian mendadak 

Kasus kematian mendadak yang diakibatkan menghirup uap bensin memang cukup jarang terjadi, namun bukannya tidak mungkin. 
Sebagaimana yang pernah dilaporkan oleh New South Wales Department of Education, disebutkan adanya korban yang meninggal dunia secara mendadak akibat secara sengaja dan terbiasa menghirup uap bensin. 
Kematian mendadak akibat menghirup uap bensin secara medis disebut sebagai sudden sniffing death. Kematian mendadak seperti ini bisa terjadi karena ketika seseorang menghirup bensin maka akan merangsang saraf-saraf tubuh yang dapat memperlambat detak atau denyut jantung. 
Dimana pada akhirnya dapat berakibat pada kematian karena berhentinya detak atau denyut jantung. 

Nah itulah setidaknya 4 masalah mesehatan mengerikan yang mungkin bisa terjadi apabila terlalu sering menghirup uap Bensin. 

Tentu saja informasi ini tidak bertujuan untuk menakut-nakuti, terlebih jika bensin memang merupakan mata pencaharaian anda. 
Namun dengan mengetahui dan memahami informasi ini justru diharapkan agar lebih berhati-hati ketika menangani cairan yang sangat dibutuhkan masyarakat namun sebenarnya cukup berbahaya ini. Misalnya dengan melakukan tindakan pencegahan dan minimasi dari dampak yang ditimbulkan. 
Bagi orang-orang yang memang “harus” bergelut dengan bensin di setiap harinya, sangat disarankan sekurangnya menggunakan masker penutup hidung untuk melindungi diri. 
Semoga bermanfaat. 
Tentang bensin yang lainnya :

Share this:

Disqus Comments

Paling Banyak Dilihat