Ngeri ! Gulungan Mantra Sihir Berusia 2000 Tahun Yang Baru Ditemukan Ini Terdapat Nama Beberapa Iblis Di Dalamnya

Ngeri ! Gulungan Mantra Sihir Berusia 2000 Tahun Yang Baru Ditemukan Ini Terdapat Nama Beberapa Iblis Di Dalamnya

Meski masyarakat modern enggan mengakui atau bahkan menolak, namun faktanya, sihir itu ada dan memang ada. Bahkan jika mau merunut jauh ke balakang, usia sihir hampir setua umur manusia. 
Sejak ribuan tahun yang lampau, ilmu sihir telah dikenal dan dipraktekkan. 
Semua kitab suci telah menyebut keberadaan sihir. 
Lihat juga : 

Meski film-film Hollywood sering menggambarkan adanya 2 jenis sihir, yaitu sihir jahat dan sihir baik, atau juga dikenal sebagai sihir hitam dan sihir putih – contoh yang paling populer dan banyak dikenal, tentu saja seperti penggambaran dalam film Harry Potter – namun sebenarnya, yang namanya “sihir baik” atau “sihir putih” itu tidak ada. 
Pada dasarnya jenis sihir hanyalah satu saja. Yaitu sihir jahat atau sihir hitam. 
Sebab semua jenis sihir selalu berkolaborasi, bekerja sama, bersekutu, melibatkan atau meminta pertolongan kekuatan hitam atau kekuatan iblis , setan dan bala tentaranya. 

Karena itulah dalam ajaran Islam sihir jelas-jelas dilarang. 
Sihir adalah haram hukumnya, apapun alasannya, apapun jenisnya. 
Orang yang telah melakukan dan mempraktekkan sihir, berarti telah keluar keimanannya. 
Sebuah temuan terbaru dari para peneliti telah membuktikan dan memperkuat hal ini. 

Sebagaimana dilansir dari laman National Geograpics Indonesia, sekumpulan peneliti telah berhasil menemukan sebuah gulungan mantra Sihir dari 2000 tahun lalu. 

Dan ngerinya dalam gulungan mantra sihir tersebut terang-terangan disebutkan adanya nama beberapa Iblis di dalamnya. 

Dalam sebuah penelitian arkeologis yang dipimpin oleh Miomir Korac dari Archeological Institute di Belgrade, telah berhasil menemukan sebuah gulungan emas dan perak yang berisi mantra sihir, yang terkubur bersama sebuah jasad manusia yang diperkirakan telah meninggal 2,000 tahun yang lalu. 

Kepala penelitian Miomir Korac, mengatakan : 
"Yang kami ketahui, tulisan ini menggunakan abjad Yunani. Bahasa Aramic. Ini menjadi misteri dari Timur Tengah untuk kami." 

Tim peneliti masih berusaha menerjemahkan apa dan bagaimana kegunaan dari gulungan mantra sihir yang mereka temukan. Entah merupakan mantra untuk kekuatan baik ataupun jahat. 
Namun yang jelas, dalam gulungan mantra sihir tersebut peneliti menemukan nama dari beberapa Iblis sebagaimana yang dikatakan oleh Illija Dankovic : 
"Kami menemukan nama-nama dari beberapa iblis yang berhubungan dengan wilayah Syria saat ini," 

Mantra sihir itu sendiri terdapat dalam sebuah lembaran rapuh yang besarnya hanya seukuran bungkus permen dan dihiasi dengan banyak simbol. 
Namun menurut para peneliti, bagaimanapun juga lembaran tersebut masih tetap berharga. 
Salah seorang dari tim peneliti, Korac mengatakan : 
"Penemuan ini sangat penting bagi penelitian arkeologi. Karena ini menunjukkan bagaimana kehidupan disana, betapa mereka sangat berharap pada kapsul kutukan tersebut, hingga menggunakan besi yang berharga seperti itu," 

Pada jaman dulu, sebuah mantra sihir seringkali ditulis dengan tujuan untuk memberikan satu manfaat ataupun untuk memberi kutukan terhadap yang masih hidup. 
Dankovic mengatakan "Mereka ( mantra sihir ) kebanyakan berisi ramuan cinta, agar seseorang jatuh cinta, namun ada juga yang berisi kutukan," 
Lebih lanjut Dankovic juga mengatakan bahwa mantra sihir tersebut dikuburkan bersama orang-orang yang meninggal karena menjadi korban kekerasan, dan mereka percaya bahwa orang-orang tersebut biasanya kesulitan menemukan kedamaian. 

Namun hingga kini belum ada informasi tambahan tentang bagaimana orang tersebut dikuburkan, sehingga para peneliti belum bisa yakin tentang bagaimana kasus kematian tersebut. 
Para peneliti juga belum melakukan analisis penuh, sehingga belum bisa membaca isi gulungan sihir itu secara menyeluruh. 
Tempat penguburan dimana gulungan mantra sihir itu ditemukan berada di dekat dengan sebuah kota yang dulunya bernama Kostolac. Yaitu merupakan bagian dari Kota Roma antara abad 1 dan 6 M. 
Buku lain yang tak kalah ngerinya :

Share this:

Disqus Comments