Cara Mengusir Atau Menangkap Ular Yang Masuk Rumah

Cara Mengusir Atau Menangkap Ular Yang Masuk Rumah

Karena lain dan satu hal, terkadang ular bisa masuk ke dalam rumah. Dan ketika hal ini terjadi maka anda harus segera mengambil tindakan. 
Jangan sekali-kali menunggu dan menunda hingga ular nantinya bisa berkeliaran atau bersembunyi tanpa diketahui hingga membahayakan penghuni rumah.
Tergantung dari jenis ular serta situasi dan kondisinya, anda bisa mengambil 2 tindakan, segera mengusirnya keluar rumah atau menangkap, kemudian membuangnya. 

Cara mengusir atau menangkap ular dalam rumah yang dapat anda lakukan adalah : 

1. Melokalisir tempat dimana ular masuk 

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melokalisir tempat dimana ular masuk. 
Langkah ini sangat perlu dilakukan agar ular tidak berkeliaran kemana-mana lalu bersembunyi sehingga menjadi tidak terdeteksi. 
Tutup semua akses keluar masuk yang bisa digunakan ular, terutama akses menuju atau ke ruangan di dalam rumah lainnya. Jika terdapat celah yang cukup lebar, bisa ditutup atau disumpal dengan kain atau bahan sejenisnya. Kecuali pintu dimana ular bisa langsung keluar rumah. 
Jangan berusaha untuk langsung mengubernya, sementara akses ke seluruh ruangan rumah terbuka. 

2. Amankan anggota keluarga 

Jauhkan semua anggota keluarga dari lokasi ular masuk. Terutama jika ada anak kecil atau binatang peliharaan.Berhati-hati akan jauh lebih baik untuk meminimasi resiko. 

3. Mengenali jenis ular

Langkah selanjutnya adalah harus mengenali jenis ular yang telah masuk ke dalam rumah. Pastikan apakah ular tersebut berbisa atau tidak. Hal ini perlu dilakukan untuk menentukan langkah lebih lanjut. 
Apabila ular yang masuk rumah adalah ular berbisa, terutama ular yang bisanya sangat kuat, seperti ular Kobra dan sebagainya, maka sangat disarankan untuk segera menghubungi pawang atau ahli dalam masalah ular. Terkecuali anda pernah atau terbiasa dalam menangani ular sebelumnya. 
Namun jika merupakan ular dengan bisa yang ringan atau malah tidak berbisa, anda bisa langsung menanganinya sendiri dengan hati-hati. 
Sedangkan jika tidak yakin atau tidak bisa memastikan jenisnya lebih disarankan untuk menghubungi pawang atau ahli masalah ular. 

4. Siapkan dan gunakan alat pembantu 

Yang disebut alat pembantu adalah perlengkapan untuk menjaga keselamatan dan juga untuk mempermudah dalam mengusir atau menangkap ular. Dalam hal ini anda bisa gunakan sapu atau batang bambu yang cukup panjang untuk menjaga jarak aman, kain selimut yang cukup tebal ( bisa juga digunakan karung goni) dan atau tempat sampah atau tempat pakaian kotor yang rapat ( tidak berongga ) dan bertutup. 

5. Cari, temukan dan usir ular keluar ruangan 

Masuk ke dalam ruangan yang telah dilokalisir, lalu cari dan temukan ular. 
Jika ular masih berada di tempat yang terbuka ( di atas lantai ) anda bisa langsung berusaha mengarahkan dan menghalaunya keluar rumah dengan menggunakan sapu atau batang bambu. 
Jika ular agak bandel, coba gunakan selimut tebal atau karung goni. 
Tutupkan ke atas keseluruhan badan ular dan jaga agar ular tidak menerobos keluar. Selimut atau karung goni akan membatasi gerak ular. 
Selain itu, pada kondisi tertutup dan tidak melihat lingkungan sekitarnya, ular biasanya akan lebih tenang. 

Namun jika menggunakan selimut tidak berhasil, gunakan tempat sampah atau tempat pakaian kotor. 
Buka tutupnya, lalu letakkan pada posisi “tidur” sehingga ular bisa dengan mudah masuk ke dalamnya. Setelah itu giring dan usahakan ular masuk ke dalamnya, lalu tutup rapat. 
Jika menginginkan lebih cepat, ular bisa diangkat dengan batang bambu ( jawa : dicutik ) lalu dimasukkan ke dalam wadah yang telah disiapkan tadi.
Cara yang lebih aman adalah dengan membalik dan menelungkupkan tempat sampah atau wadah pakaian ke atas seluruh tubuh ular, hingga ular terkurung di dalamnya. dan jika menggunakan cara ini, anda harus menyeret wadah untuk dibawa keluar rumah. 
Setelah tertangkap ( dengan salah satu cara di atas ) segera bawa ular keluar rumah. 

6. Jaga jarak aman dan bersikap aman 

Yang harus diingat ketika melakukan tindakan di atas adalah selalu menjaga jarak aman dan jangan sekali-kali memegangnya langsung dengan tangan, meskipun ular tersebut tidak berbisa. 
Perhatikan juga sikap ular. 
Jika ular melingkarkan tubuh dan membuka mulutnya lebar-lebar, itu artinya ular melihat anda sebagai ancaman dan bahaya. Waspada dan hati-hati ketika menghadapi kondisi seperti ini.
Dan satu hal yang mutlak dilakukan adalah selalu bersikap tenang dan perlahan dan setiap gerakan. 
Sikap gugup dan gerakan mendadak akan ditafsirkan ular sebagai bahaya, sehingga ular akan langsung bereaksi. 
Selama merasa tidak terancam, ular biasanya akan menunggu gerakan anda, jika anda bergerak ular juga akan bergerak, jika anda diam, ular biasanya juga akan diam. 

7. Jika ular bersembunyi 

Tetapi bagaimana jika ular bersembunyi, terutama di tempat yang sulit dijangkau dan tetap tidak mau keluar meskipun telah dipancing dengan sapu atau batang bambu ? 
Ketika menghadapi kondisi seperti ini, anda memang harus sedikit bersabar. 
Mengusik atau memaksa ular untuk segera keluar, misal dengan memukul-mukul, menyogok dan sebagainya, biasanya akan membuat ular bereaksi keras dan marah. 
Apakah anda siap dengan kondisi seperti ini ? 
Cara yang paling aman dan efektif untuk menangkap ular adalah dengan menjebaknya atau memperangkapnya. 

Untuk menjebak atau memperangkap ular dapat digunakan : 

- Dengan perangkat lem 

Letakkan perangkap lem di sekitar lokasi dimana ular bersembunyi. Saat merasa aman, ular biasanya akan melata keluar dari persembunyiannya sehingga akan terperangkap dan terjebak. 
Perangkap lem biasanya berbentuk kotak dilengkapi dengan umpan untuk memancing ular masuk ke dalamnya. Lem biasanya diletakkan pada dasar perangkap.
Perangkap lem tersedia dalam ukuran besar ataupun kecil sesuai ukuran ular yang akan dijebak. 
Ada jenis perangkap lem yang bisa digunakan berulang kali dan ada juga yang sekali pakai. 

- Dengan perangkap kawat atau minnow trap 


Perangkap ular jenis ini biasanya terbuat dari kawat berbentuk silinder, dengan lubang pada kedua ‘sisi tengahnya’ yang dapat menutup. 
Umpan – bisa berupa telur - diletakkan di bagian tengah. 
Dan disaat ular merayap masuk melalui salah satu lubang maka ular tidak akan dapat keluar kembali. Perangkap kawat sangat murah dan mudah digunakan, namun lebih cocok digunakan untuk ular yang tidak berbisa karena konstruksinya yang terbuka. 
Untuk mencegah ular masuk rumah :

Share this:

Disqus Comments