Apakah Pohon Juga Tidur ?

Apakah Pohon Juga Tidur ?

Pertanyaan di atas kedengarannya memang seperti pertanyaan seorang anak kecil ( dan mungkin agak konyol ? ) 
Tetapi bisakah anda menjawabnya ? 
Mungkin untuk menjawab secara mudah anda pasti memberi contoh pohon puteri malu. 
Soalnya begitu daun pohon putri malu disentuh, maka kelopak daun akan akan langsung menutup daunnya, “ngelentuk” lalu tidur. 
Padahal fenomena tersebut bukan benar-benar tidur, melainkan merupakan reflek irritabilita. Meskipun secara kasat mata terlihat sebagai tidur. 

Tetapi bagaimana dengan pohon lainnya, apakah bisa terlihat jika sedang tidur ? 

Apabila belum bisa menjawabnya, ada baiknya menyimak hasil penelitian para ahli ini. Jika istilah tidur didefinisikan dengan menutup mata, maka pohon memang tidak memiliki mata sebagaimana layaknya mata pada manusia dan hewan. 
Namun jika istilah tidur dimaksudkan sebagai mengistirahatkan tubuh, maka pohon memang mengistirahatkan batang, dahan dan daunnya pada malam hari setelah melakukan aktivitas fotosintesis di siang harinya. 

Kesimpulan tersebut diberikan oleh para ahli setelah melakukan penelitian tentang “tingkah laku” pepohonan di malam hari. Dalam laporan studi yang diterbitkan di journal Frontiers in Plant Science, peneliti yang mengamati untuk mendapat jawaban dari pertanyaanya “apakah pohon juga tidur” memasang laser yang mengukur pergerakan dua pohon birch perak (Betula pendula) di malam hari. 
Kedua pohon Birch perak ini lokasinya berbeda. Satu pohon berada di Finlandia, sedang satu pohon lainnya berada di Austria. 
Saat itu adalah bulan September, dekat dengan ekuinok matahari, ketika waktu siang dan malam hampir setara. 

Meski beda lokasinya, baik keduanya di pantau baik siang hari atau malam hari, dimana pemindai laser dengan cahaya inframerah digunakan untuk menerangi masing-masing bagian pohon yang berbeda untuk sepersekian detik, sehingga cukup detail untuk bisa melihat dan mengamati bagian-bagian yang berbeda pada pohon tersebut. 

Dari pengamatan tersebut didapatkan bahwa dahan dan daun-daun pada pohon ternyata “merosot” pada malam hari. Bagian pohon ini mencapai posisi terendah selama beberapa jam sebelum fajar menyingsing, kemudian kembali tegak ketika siang hari. 
Eetu Puttonen, peneliti utama di Finnish GeoSpatial Research Institute yang melakukan studi ini menyatakan : "Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa seluruh pohon terkulai selama malam hari, perubahan posisi terlihat jelas pada daun dan dahan," 
Eetu Puttonen juga menambahkan bahwa , “perubahannya memang tidak terlalu mencolok, hanya sekitar 10 cm pada pohon yang tingginya sekitar 5 meter. 

Belum jelas apakah Matahari yang “membangunkan”, atau mereka punya ritme sirkadian tubuh sendiri. “Tetapi fakta bahwa beberapa dahan mulai kembali ke posisi siang hari sebelum matahari terbit mungkin menunjukkan bahwa pohon mengandalkan ritme sirkadian tubuh untuk bangun. 
Kebanyakan organisme hidup memiliki ritme sirkadian siang dan malam. 
Biasanya, beberapa tanaman membuka kelopak bunga mereka hanya pada pagi hari, dan ada juga beberapa pohon yang menutup daun mereka pada malam hari. 

Memang ada studi serupa yang telah dilakukan berabad lampau yang dilakukan pada tanaman kecil dalam pot, oleh Carl Linnaeus dan Charles Darwin. 
Mengacu pada pendapat Carl Linnaeus (1707-1778) ahli botani yang sangat terkenal pernah menyatakan bahwa beberapa tanaman bunga yang diletakkan di ruang bawah tanah tetap membuka dan menutup kelopak bunganya. 
Sedangkan Charles Darwin (1809-1882) mencatat bahwa pergerakan malam hari daun-daun dan tangkai-tangkai pada tanaman tampak tertidur. 

Sementara itu, András Zlinszky, peneliti Centre for Ecological Research at the Hungarian Academy of Sciences yang merupakan peneliti kedua mengatakan “Pergerakan tanaman selalu terkait erat oleh keseimbangan air di sel individu, yang dipengaruhi oleh cahaya selama proses fotosintesis,” 
Peneliti mengatakan bahwa di masa depan, mereka berencana menguji pergerakan air di dalam masing-masing pohon dan membandingkannya dengan pengukuran menggunakan pemindaian laser. 
Jadi apakah pohon tidur ? 

Mengacu pada penelitian di atas, dapat dikatakan bahwa pohon juga tidur, meski tidurnya tidak seperti manusia atau hewan. 

Yang unik tentang pohon :

Share this:

Disqus Comments