Canggih, Apa Ngeri ? Drone Hantu Ini Mampu Merekammu Hanya Dengan Menyentuhkan Jari !

Canggih, Apa Ngeri ? Drone Hantu Ini Mampu Merekammu Hanya Dengan Menyentuhkan Jari !

Istilah “drone” menjadi lebih populer bagi kebanyakan masyarakat Indonesia setelah presiden Jokowi menyebut-nyebut perangkat canggih ini dalam salah satu pernyataannya. 
Menurut presiden Jokowi, dengan wilayah Indonesia yang begitu luas, yang sebagian besarnya merupakan pulau-pulau terpisah, maka penggunaan drone akan sangat significan untuk membantu dan meningkatkan masalah pengamanan wilayah. 

Setelah pernyataan presiden Jokowi, jika sebelumnya drone secara umum lebih dikenal masyarakat “hanya” untuk digunakan di dunia militer dan atau dunia spionase, karena dengan menggunakan drone kegiatan mata-mata dapat dilakukan secara efektif dan efisien, namun sangat aman dan murah, maka kini drone dikenal lebih luas penggunaannya. 

Drone, kini menjadi salah satu peralatan yang digunakan pada hampir semua bidang. Terutama sekali untuk menunjang dan melakukan suatu kegiatan yang susah dijangkau wilayahnya. 
Sebuah Drone, kini tidak hanya memiliki kemampuan untuk memata-matai saja, melainkan juga sudah dilengkapi dan digunakan untuk membuat pemetaan, melakukan foto di udara, mengantarakan barang, serta menyiram air. Bahkan masih banyak lagi fungsinya. 

Sudah banyak instansi atau lembaga – baik pemerintah maupun swasta – yang menggunakan kecanggihan alat ini. Termasuk juga pengguna amatir atau pribadi. 
Sebagai contoh, bahkan ada surat kabar lokal yang secara rutin berkala menampilkan hasil gambar jepretan dari drone pada terbitannya. 

Nah, dari sekian jenis drone yang ada, salah satu drone yang canggih dan sangat menarik – terutama bagi yang suka dan hobi dalam pemotretan atau fotografi dan perekaman untuk membuat film udara - adalah yang disebut sebagai Drone Hantu atau Ghost Drone
Apa yang canggih ( atau malah ngeri ) dari drone hantu atau Ghost Drone ini ? 
Drone hantu dikembangkan oleh Derrick Xiaong. 
Oleh Xiaong, Ghost Drone dirancang untuk memiliki kemampuan yang tinggi dalam hal fotografi dan perekaman dari udara, sehingga akan mempermudah para penghobi fotografi ( fotografer) dan videografer untuk merekam atau membuat aero filmming dengan biaya yang rendah. 
Aero filmming adalah proses membuat film dari udara. 

Hebatnya, untuk mengendalikan dan mengarahkan drone hantu ini dapat dilakukan dengan cara yang sangat mudah. 

Pengguna hanya cukup dengan menyentuhkan jarinya ke layar smartphonenya ! 

Untuk tujuan diatas, Ghost Drone memiliki kemampuan yang hebat dalam mendeteksi dan menghindari sesuatu atau objek yang dapat dilihat oleh mata, seperti pohon atau gedung yang bertujuan untuk meminimalisir kecelakaan saat terbang. 
Drone hantu ini juga memiliki kemampuan terbang selama 30 menit dengan kecepatan 49 m per jam dan 21 knot yang bertahan terhadap angin hingga jarak komunikasi maksimum 1000 m. 
Untuk menjalankan drone hantu, diberikan sarana Tilt Mode yang memungkinkan Ghost drone ini dapat digerakkan maju, bergerak ke kiri atau kanan, turun ke ke bawah atau memutar balik hanya dengan memiringkan dan menegakkan smartphone. 
Bahkan drone hantu ini dapat dikontrol diam di udara layaknya sebuah Helikopter. 
Namun meski sedemikian canggih, Ghost Drone ini bisa dibilang lebih mudah dirakit jika dibandingkan jenis drone lainnya. 

Dengan kemampuan yang seperti ini maka drone hantu ini mampu merekammu dari udara hanya dengan satu senyentuh jari 

Canggih tidak ? Tertarik ? 
Jika tertarik, jangan kuatir, sebab Ghost Drone ini ternyata sudah dijual di pasaran. 
Kamu bisa membeli Ghost Drone ini dengan cara memesannya di toko-toko penjual drone secara online misalnya di Jakartanotebook. 

Berapa harga Ghost Drone yang canggih ini ? 

Harga drone hantu sendiri bervariasi tergantung dari modelnya. 
Namun yang jelas harga dari Ghost Drone ini cukup murah, sekurangnya terjangkau. Sebab hanya dengan merogoh kocek kira-kira sebesar 8,2 Juta rupiah hingga 10,6 Juta Rupiah, kamu sudah bisa mendapatkan sebuah drone hantu. 
Kalau yang ini tentang "mobil hantu" :

Share this:

Disqus Comments