Ini Benar-Benar Dinamakan Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Yang Jika Terjadi Pada Anda Mungkin Bisa Gila

Ini Benar-Benar Dinamakan Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Yang Jika Terjadi Pada Anda Mungkin Bisa Gila

Orang ini benar-benar mengalami seperti apa yang disebut-sebut oleh sebuah pepatah, “sudah jatuh tertimpa tangga”. Dan jika hal ini terjadi pada anda, mungkin anda bisa jadi gila. 

Hal inilah yang dialami oleh seorang pengusaha yang berasal dari negeri Tirai Bambu, China.
Pengusaha Cina yang bernama William Yan ini sempat menjadi sensasi di salah Kasino Ibu Kota Auckland, Selandia Baru.

Bayangkan saja, di sebuah kasino yang bernama Sky City dimana William Yan berjudi di kelas VIP, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, pengusaha Cina ini telah kalah dan kehilangan uang sebanyak USD 300 juta ! Atau jika dikonversikan dalam mata uang rupiah akan setara Rp 4 triliun.
Bayangkan saja 4 Triliun rupiah menguap begitu saja.

Menurut penuturan salah seorang saksi mata yang melihatnya, William Yan dengan begitu ringannya merelakan uang sebanyak USD 5 juta dicaplok setan pada permainan kartu poker, hanya dalam waktu 82 menit saja !
Kekalahan super besar ini saja sudah merupakan kejatuhan yang sial ( untuk hitung-hitungan kantong orang yang normal ).
Apesnya lagi, karena hal tersebut harta milik Yan malah lalu diselidiki oleh aparat.
Sebab aparat Kepolisian Selandia Baru mencurigai jika pengusaha Cina ini sedang melakukan pencucian uang lewat meja judi.

Seperti yang dilansir dari Surat kabar the Daily Mail, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Selandia Baru menyatakan : "Sosoknya sangat mencolok dan menjadi perhatian otoritas keamanan," 

Siapa sebenarnya William Yan ini ? 

Dari informasi yang didapat dari sumber yang sama, William Yan adalah seorang warga China yang memiliki visa tinggal permanen di Selandia Baru. Penguasa ini tinggal di Selandia baru sejak tahun 2001. 
Dari penyelidikan yang dikembangkan, pihak Kepolisian mendapatkan informasi jika William Yan merupakan mantan direktur sebuah perusahaan farmasi di China yang diduga menggelapkan dana senilai USD 129 juta. 

Dikabarkan pula jika pihak Kepolisian Selandia Baru sementara ini telah menyita aset-aset milik Yan yang dianggap mencurigakan. Termasuk sebuah apartemen mewah di pusat Kota Auckland. 
Penyidikan pada kasus Yan sampai sekarang masih berlangsung. 
Sedangkan untuk persidangannya, rencananya akan dilakaksanakan dalam waktu dekat untuk membuktikan apakah Yan melanggar hukum atau tidak. 
Namun melalui pengacaranya, William Yan membantah tudingan bahwa ia sedang melakukan pencucian uang. Yan mengklaim bahwa semua hartanya yang menguap di meja judi tersebut didapatkan secara legal. 


Entah hasil persidangan akan membuktikan pengusaha ini bersalah atau tidak, yang jelas nasib William Yan memang benar-benar sesuai dengan kata pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga ! 

Makanya jangan berjudi ! 
Lihat juga yang tak kalah menariknya : 

Share this:

Disqus Comments