Marinir AS Telah Uji Coba Robot Tempur, Selamat Datang Di Era Terminator

Marinir AS Telah Uji Coba Robot Tempur, Selamat Datang Di Era Terminator

Marinir AS Uji coba robot tempur, layaknya Terminator.

Pada tahun 1984 ada sebuah film futuristik keluaran Hollywood yang begitu meledak di pasaran hingga akhirnya dibuat lanjutannya hingga mencapai 4 sekuel.
Judulnya Terminator
Film yang dibintangi oleh aktor berotot Arnold Schwarzenegger – mantan juara dunia bina raga – ini selain mencatat sebagai fim terlaris, juga melambungkan nama Arnold di jajaran papan atas bintang film Hollywood. 
Film futuristik yang mengambil setting di masa depan, tahun 2029 ini bertutur tentang bagaimana keadaan dunia selepas perang nuklir, dimana robot-robot yang semula diciptakan dan dimanfaatkan oleh manusia, berbalik menjadi penguasa. 

Robot-robot logam yang dibekali dengan intelegensia buatan yang teramat canggih ini ternyata mampu berevolusi, menjadi sangat pintar dan berdikari, kemudian memburu manusia yang dianggap sebagai saingan terberatnya. 
Robot-robot tempur yang semula direncanakan untuk dipergunakan dalam pertempuran-pertempuran brutal kini menjadi lawan manusia yang sangat alot dan tangguh. 
Sulit untuk dihancurkan. 

Pada film seri Terminator selanjutnya, berupa kilas balik, bagaimana asal muasalnya robot-robot tempur ini hingga sampai memiliki kecerdasan yang mampu berevolusi dan berdiri sendiri. 
Pada saat kali pertama dirilis, film Terminator ini dianggap sebagai sebuah genre atau model terbaru dari sebuah film. 
( Terbukti setelah itu ada begitu banyak film-film sejenis yang mengekor kesuksesan Terminator ini ). 

Film ini tidak hanya memukai para penonton awam, melainkan juga para pakar teknologi. 
Sebab dalam film Terminator ini syarat dengan muatan teknologi tingkat tinggi yang belum terjangkau waktu itu. Atau bahkan sedikit yang telah membayangkannya. 
Meminjam istilah anak muda, “Tenang..........Belanda masih jauh”. 
Masih jauh panggang dari api, apa yang dibayangkan dengan kenyataan.


Namun kini, apa yang dituturkan dalam film Terminator dulu, bukan lagi “jauh panggang dari api”. 
Tidak bisa lagi tenang... karena Belanda masih jauh. 
Sebab teknologi robot yang canggih itu kini telah ada di depan mata. Dan boleh dibilang inilah jamannya, selamat datang di era Terminator. 
Mengapa ? 

Sebagaimana tertera pada situs resmi militer AS, dikabarkan bahwa marinir Amerika Serikat telah melakukan uji coba terhadap robot tempur yang dinamai “Spot”.

Robot Spot yang diuji coba oleh marinir AS ini memang merupakan “seekor” robot anjing buatan Boston Dynamics, anak perusahaan Google, dengan berat 160 pon. 
Namun meski Robot anjing, robot tersebut diproyeksikan untuk mendukung aktivitas armada laut ( marinir ) dalam kegiatan operasi militer. 

Dalam uji coba, Robot tempur yang memiliki empat kaki ini mampu bergerak dengan lincah seperti layaknya binatang anjing sungguhan. 


Uji coba yang dilakukan pada robot tempur ini meliputi kemampuannya dalam beroperasi di berbagai medan, seperti di daerah bukit, hutan dan juga perkotaan. 
Spot juga dilatih oleh Marinir AS untuk mampu mengidentifikasi musuh. 
Dan “enaknya” semua aktivitas robot ini dapat dilakukan dan dikontrol melalui laptop, atau kendali seperti layaknya sedang bermain di video game. 
Namun hebatnya, kontrol atas robot dapat dioperasikan hingga jarak 500 meter. 

Pada situs resmi militer AS, pembuat robot Boston Dynamics, Ben Swiling, menyatakan : 
"Menurut saya, robot seperti Spot bisa digunakan untuk mengintai atau mengangkut barang perang," 
Untuk mengendalikan robot tempur Spot juga sangat mudah. 
"Anak empat tahun pun bisa mengoperasikannya," lanjut Swilling. 

Sebelum robot tempur Spot sebenarnya sudah ada robot sejenis sebelumnya, yaitu robot yang berjuluk "LS3" dan "BigDog". Namun, robot tempur Spot ini diklaim merupakan versi robot tempur yang lebih cepat, tangguh dan efisien untuk dioperasikan. 
Menurut Swiling, pada saat dan medan tertentu, ada baiknya militer terlebih dahulu menurunkan pasukan robot ketimbang manusia. 
"Robot tak bisa mati. Untuk beberapa medan berbahaya, tentu tak ada yang ingin mengorbankan manusia," Swilling menjelaskan. 

Jadi, jika anda masih beranggapan bahwa robot yang bisa bertempur layaknya dalam film Terminator itu hanya di angan-angan, pikirkan lagi. 

Selamat datang, Era Terminator kini telah ada di depan mata.
Dan tidak lama lagi anda harus siap-siap bersaing dengan robot :

Share this:

Disqus Comments