Ciri-Ciri Ikan Piranha Dan Cara Membedakannya Dengan 2 Jenis Ikan Yang Mirip Piranha Ini

Ciri-Ciri Ikan Piranha Dan Cara Membedakannya Dengan 2 Jenis Ikan Yang Mirip Piranha Ini


Piranha, berasal dari Amerika Latin, dan secara alami terdapat di Sungai Amazon ( Brazilia ) dan Orinoco ( Venezuela ). Namun saat ini ikan yang terkenal sangat ganas dalam menjarah mangsanya ini sudah menyebar hampir ke seluruh dunia. 
Bahkan pada beberapa hobiis, menjadikan ikan ganas ini sebagai ikan peliharaan di aquarium, karena termasuk “barang langka”, meskipun sebenarnya dilarang. 

Piranha sendiri secara alami hidup secara berkelompok pada perairan air tawar yang tenang dan dalam. Dan jarang sekali ditemukan di muara sungai. 
Yang membikin sadis, Ikan ini sangat mudah tertarik dengan adanya bau darah. 
Jika ada binatang yang terluka kebetulan masuk dalam air maka dengan segera akan mengundang kawanan piranha untuk menyerbunya. 
Menjarah, menggigit dan memangsanya semuanya dagingnya dengan rakus tanpa ampun. Yang tertinggal paling tulang-belulangnya. 
Karena keganasanya inilah, Piranha dikategorikan sebagai salah satu ikan air tawar yang paling mengerikan dan paling mematikan. 

Piranha dalam Bahasa latin disebut dengan Serrasalmus spp. Badannya berbentuk oval. Tubuhnya gepeng ke pinggir. Dan di seluruh permukaan badannya tertutup oleh sisik-sisik kecil. 
Panjang ikan Piranha dewasa bisa mencapai 24-40 cm. Sesuai dengan keganasannya, Piranha memiliki tampangnya seperti “ buto cakil “. 
Dengan gigi rahang bagian atas maupun bawah yang runcing dan tajam, berbentuk segitiga. Pada setiap deretan rahang atas atau bawah terdapat 12-14 buah gigi. 
Dan karena susunan gigi pada kedua rahang ini berbentuk zig-zig, mirip sebuah gunting, maka tajamnya sangat luar biasa. Mampu merobek mangsa apapun. Dan ketika sedang menggigit mangsa, mulutnya mengatup rapat. 

Di alam ternyata terdapat jenis ikan lain yang merupakan duplikat dari Piranha. Sebab benar-benar mirip. Aspal istilahnya. Asli, tapi palsu. 
Tidak hanya satu jenis, malah ada 2 jenis ikan yang merupakan duplikat Piranha. 
Dengan bentuk fisik yang hampir serupa, yaitu lonjong atau bulat pipih. Warnanya juga serupa. Putih perak kehitam-hitaman. Yang berbeda adalah terutama pada sifat dan kebiasaan hidupnya. 
Dan karena kemiripannya dengan Piranha, banyak orang yang terkecoh dengan Piranha aspal ini. 
Dan Inilah 2 Jenis Ikan Yang sangat mirip dengan Piranha :

1. Redfin Paku 
Nama ilmiahnya sebenarnya adalah Colossoma Macropomum. 
Disebut dengan Redfin Paku karena mengacu pada istilah Inggris, Red Bally Pacu. 
Yaitu karena adanya warna merah pada bagian perut, juga karena gaya berenangnya yang unik, meluncur tegak lurus, mirip paku jatuh. Bentuk fisiknya mirip Piranha 
Layaknya Piranha, Redfin juga berasal dari Amerika Latin, dengan penyebaran di Amazon dan Orinoco. Di Brazil ikan ini disebut dengan Tambagu. Sedangkan di Venezuela disebut Cachama. Kalau di Peru dinamakan Gemitama. 
Redfin paku memang kerabat dekat dari Piranha. Hanya saja Redfin Paku bersifat Omnivora. 
Saat makan, mangsa tidak dicabik-cabik seperti piranha, namun langsung ditelan. Deretan giginya juga terlihat tajam, sehingga penampilan Redfin Paku terkesan ganas. 
Dengan tampilan yang begitu mirip Piranha inilah Redfin Paku sering disebut dengan duplikat piranha. Alias Piranha Aspal. 

2. Bawal Putih 
Bawal Putih yang memiliki nama latin Pampus Argentius, aslinya hidup di laut. 
Habitatnya adalah di perairan pantai yang dasarnya berlumpur sampai kedalaman 100 meter. Senang masuk tambak dan daerah payau. Dan biasanya hidup secara bergerombol. 
Bawal putih berbadan lebar dan pipih. Sirip dada terletak di belakang tutup insang. Sirip punggung tepat terletak di punggung. Sirip perut dan sirip dubur menyatu. Warnanya abu-abu keunguan di bagian atas, putih perak di bagian bawah. Panjangnya bisa mencapai 60 cm. 
Beda dengan Piranha, Bawal merupakan pemakan plankton. 
Meski secara fisik bentuknya mirip Piranha, bersama bawal hitam ( Fornio Niger ), bawal putih merupakan ikan tangkapan dan konsumsi yang cukup penting di Indonesia. 

Lihat juga : 

Share this:

Disqus Comments