Mengapa Harus Memakai Elpiji ? Ini Rahasianya

Mengapa Harus Memakai Elpiji ? Ini Rahasianya


Jika para ibu rumah tangga ditanya : mengapa ibu memakai elpiji ( LPG )? 

Umumnya, jawabannya adalah : “ Habis, mau bagaimana lagi, “lha wong” adanya memang itu. Bahan bakar lainnya tidak ada. Minyak tanah juga sudah langka di pasaran. Mahal lagi. 
Masak disuruh pakai kayu bakar ? Sorry, yaa…” 

Jadi mengapa harus memakai elpiji

Meski jawaban para ibu seperti itu, bagi anda, sebaiknya tahu rahasianya. 
Secara keseluruhan, memakai bahan bakar elpiji ( saat ini ), lebih menguntungkan jika dibandingkan menggunakan bahan bakar yang lainnya. 
Mengapa ?

keuntungan memakai elpiji1. Elpiji lebih Bersih 
Menurut penelitian dan pengukuran, hasil pembakaran LPG bersih, dengan emisi yang rendah. 
Artinya polusi udara relative lebih berkurang. 

2. Elpiji Stabil 
Karena berbentuk gas, proses pembakaran LPG relative lebih stabil. Dengan demikian nilai kalori ( panas ) yang dihasilkan juga relative stabil dan tinggi. 

3. Penanganan Elpiji sangat Fleksibel 
Dengan kemasan yang tersedia, LPG dapat dengan mudah didistribusikan ke daerah manapun, bahkan ke daerah terpencil dengan menggunakan skid tank ataupun tongkang, hingga ke daerah yang jauh dari supply point. 
Contoh yang paling gampang terlihat adalah para pedagang gorengan keliling yang dapat dengan mudahnya membawa dan menggunakan Elpiji selama berjualan. 

4. Elpiji Cocok untuk produk yang sensitif 
Beberapa produk – terutama bahan makanan – sangat rentan terhadap bau ( sisa atau asap pembakaran ). Elpiji cocok untuk tujuan ini, sebab ketika digunakan, elpiji tidak meninggalkan bau sisa pembakaran. 5. Elpiji termasuk ramah lingkungan Karena hasil pembakaran LPG yang bersih, otomatis juga akan mengurang terjadinya polusi udara. 
Pada gilirannya penggunaan LPG akan ikut juga menunjang tuntutan dan upaya masyarakat dunia akan penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan. 

Elpiji sendiri pada tekanan normal ( atmosfir ) berbentuk gas. Namun untuk kemudahan dalam distribusi, LPG diubah bentuknya menjadi cair dengan cara memberinya tekanan. 
 Lihat juga : 

Share this:

Disqus Comments