Cara Praktis Pilih Durian Manis

Cara Praktis Pilih Durian Manis

Pada bulan-bulan terakhir penghujung tahun seperti ini biasanya di beberapa tempat sudah mulai musim durian. Biasanya pula, ketika musim durian sudah mulai tiba para “pecandunya” bersiap-siap dan rela memburunya.

Karena bagi para penggemar buah berduri ini, durian mempunyai aroma dan rasa yang tidak ada duanya.

Yang tidak akan bisa digantikan oleh aroma dan cita rasa buah lainnya.
Hanya saja bagi yang tidak suka, durian merupakan buahan yang sangat mengganggu. Belum lagi mencicipi rasanya, baru menghirup baunya mereka sudah pusing tujuh keliling. Maka terkadang dikatakan, durian merupakan buah yang mempunyai penggemar yang ekstrim.

Bagi para penggemar dan pecandu durian, tentu sudah sangat tahu dan faham, bagaimana cara memilih durian yang baik. Durian yang pahit atau yang manis. Tetapi bagi yang baru belajar suka atau sekedar ingin merasakannya, memilih durian terkadang menjadi masalah tersendiri. Karena saat ini makin banyak para pedagang durian yang “nakal”. Memanipulasi durian yang seharusnya mentah dan jelek menjadi durian yang mampu menggugah selera.

Agar tidak tertipu dan kecewa dengan ulah para pedagang durian nakal ini, Cara Praktis Pilih Durian Manis ini mungkin bisa membantu anda untuk mendapatkan durian pilihan sesuai selera.

• Jangan beli durian ketika banyak hujan

Buah durian ketika banyak turun hujan, cita rasanya akan jauh beda. Durian seperti ini kurang manis rasanya, cenderung tawar, banyak mengandung air dan terasa “dingin” ketika masuk ke mulut. Sedangkan durian yang tidak banyak kena air akan terasa manis, lebih kering dan agak hangat ketika masuk di mulut.

• Pilih durian yang langsung jatuh dari pohon

Cara ini memang tidak bisa dilakukan selamanya, terlebih jika anda tidak datang langsung ke tempatnya. Tetapi jika bisa “memilih” durian yang langung jatuh dari pohon seperti ini, pasti akan dijamin rasanya.

• Periksa tangkai / pangkal durian

Durian yang tua, meski tidak jatuh dari pohon, dapat terlihat dari tangkai atau pangkalnya. Durian yang sudah tua mempunyai tangkai yang tidak layu, namun mudah untuk dilepaskan dari duriannya. Sedang durian muda tangkainya biasanya layu karena diperam, selain itu akan susah untuk dilepaskan.

• Cari durian koplak

Ambil dan angkat durian, lalu kocak-kocaklah di dekat telinga. Dengarkan suaranya. Jika ketika dikocak-kocak terdengar suara koplak-koplak, itu berarti durian sudah tua. Suara koplak-koplak menunjukkan buah di dalam sudah tidak menempel lagi pada kulit, karena tuanya. Jika tidak terdengar, berarti harus check suara.

• Dengarkan “suaranya”

Caranya adalah dengan memukul-mukul pelan tubuh durian, misal dengan kayu atau sisi samping pisau yang agak besar. Durian yang sudah tua, suaranya terdengar mantap dan berat ketika dipukul-pukul , bukk..bukkk..bukkk. Sedang durian muda bersuara sebaliknya..pekk..pekk..pekk. Jika tidak ada alat, anda bisa menjatuh-jatuhkannya secara perlahan.

• Lihat durinya

Ciri durian tua umumnya memiliki duri yang “kekar”, agak pendek dan tidak terlalu lancip pada ujungnya. Formasi duri juga bisa menunjukkan seperti apa rasa durian ini nantinya.
Duri yang rapat tetapi kecil-kecil umumnya pada durian yang mempunyai rasa yang manis namun daging buahnya agak tipis.
Sedang duri yang renggang tetapi cukup besar menunjukkan durian dengan rasa yang manis agak kepahit-pahitan. Disamping itu daging buahnya biasanya cukup tebal. Para pecandu sangat menyukai durian dengan cita rasa seperti ini.

• Lihat warna durian

Durian yang tua mempunyai warna kulit yang alami. Jika durian berjenis warna hijau, maka ia akan berwarna hijau agak tua yang alami. Demikian juga pada durian dengan jenis warna kuning. Akan terlihat berbeda dengan warna durian yang diperam.

• Baui aroma harum durian

Durian yang benar-benar tua akan menebarkan “aroma harum” yang semerbak menyebar. Namun anda harus hati-hati ketika mambaui aroma durian ini. Karena sekarang banyak pedagang yang nakal yang mampu mengakalinya. Yaitu dengan mengguyur kulit luar durian dengan air yang telah dicampur dengan buah durian tua. Namun biasanya aromanya kurang semerbak dan tidak bisa bertahan dalam waktu yang lama.

• Amati bentuk durian

Durian yang berbentuk bulat dan berkulit tipis, itu ciri durian yang manis, memiliki banyak isi, tetapi tipis daging buahnya. Sedang yang agak lonjong dan berkulit tebal, agak sedikit isinya, tetapi tebal daging buahnya dan agak pahit cita rasanya. Jangan memilih durian yang bentuknya tidak beraturan atau terlalu benjol-benjol karena akan sedikit sekali isinya.

• Jangan memilih durian yang telah merekah

Durian yang sangat tua biasanya bisa merekah dengan sendirinya. Tetapi usahakan jangan memilih durian yang seperti ini. Karena jika merekahnya sudah cukup lama, rasanya biasanya tawar dan hambar karena sudah bercampur dengan udara.

Selamat mencoba. Selamat menyantap nikmatnya durian tua.
Atau simak juga :
> Cara menanam durian di pekarangan rumah

Share this:

Disqus Comments

Paling Banyak Dilihat